
Kaper BKKBN Sulsel ajak semua pihak lindungi anak dari stunting

Makassar (ANTARA) - Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan Hj Andi Ritamariani mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melindungi anak dari stunting pada momen peringatan Hari Anak-Anak Nasional (HAN) 2022.
"Momen HAN yang jatuh 23 Juli ini, dapat menjadi momen untuk menjaga dan melindungi anak-anak kita dari stunting yang dapat mengancam generasi penerus," kata Andi Rita di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan, sesuai tema HAN 2022 yakni "Anak terlindungi Indonesia maju", sejalan dengan visi dan misi BKKBN dalam menjalankan amanah sebagai koordinator penurunan angka prevalensi stunting hingga 14 persen pada 2024.
Menurut dia, untuk melindungi anak dari bahaya stunting, salah satu upaya yang sudah diperkenalkan ke masyarakat adalah BKKBN Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).
"Dengan pendekatan nutrisi atau makanan bergizi, dapat mencegah anak-anak terdampak stunting. Makanan bergizi tidak perlu mahal, cukup memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan bahan makanan bergizi," katanya.
Dia mengatakan, dengan memanfaatkan potensi lahan, donatur, tenaga, keahlian kader untuk pengembangan kegiatan di lapangan dalam mencegah stunting, maka diyakini zero stunting dapat tercapai di setiap daerah.
Dengan peningkatan gizi keluarga, lanjut dia, tentunya, semua akan berbangga kelak bahwa generasi yang terbentuk adalah generasi yang cerdas, sehat, berprestasi dan berakhlak.
Upaya peningkatan gizi keluarga itu, sejalan dengan giatnya pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) yang mendapat dukungan lintas sektor, sehingga penanganan masalah di lapangan lebih komprehensif.*
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
