Logo Header Antaranews Makassar

BPS: Pertumbuhan ekonomi Sulbar triwulan II 2022 hanya 2,13 persen

Sabtu, 6 Agustus 2022 20:11 WIB
Image Print
Kepala BPS Provinsi Sulbar Tina Wahyufitri. (ANTARA Foto M Faisal Hanapi)

Mamuju (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada triwulan II 2022 hanya sebesar 2,13 persen atau mengalami pertumbuhan lebih rendah dibanding periode yang sama di 2021.

"Pertumbuhan ekonomi Sulbar triwulan II 2022 tersebut, mengalami pertumbuhan lebih rendah dibandingkan periode yang sama di di 2021 yakni sebesar 5,25 persen," kata Kepala BPS Provinsi Sulbar Tina Wahyufitri, di Mamuju, Sabtu.

Tina mengatakan perekonomian Sulbar triwulan pada triwulan II 2022 diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku dengan mencapai Rp13,56 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp8,51 triliun.

Menurut dia, peningkatan penciptaan nilai tambah, menyebabkan perekonomian pada triwulan II 2022 tumbuh pada beberapa kategori lapangan usaha dengan besaran yang bervariasi.

"Kategori lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 11,84 persen, selanjutnya, diikuti kategori transportasi dan pergudangan yang mampu tumbuh sebesar 9,55 persen," katanya.

Sementara itu, struktur PDRB Sulbar menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada Triwulan II 2022 menunjukkan perekonomian Sulawesi Barat masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 44,80 persen.

Selain itu, lapangan usaha industri pengolahan sebesar 11,15 persen, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan motor sebesar 10,05 persen, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 6,84 persen, dan lapangan usaha konstruksi sebesar 6,73 persen.

Ia juga mengatakan perekonomian Sulbar secara akumulatif dari triwulan I sampai II pada 2022, mengalami pertumbuhan sebesar 1,55 persen, besaran pertumbuhan tersebut, lebih rendah dibanding periode yang sama di 2021 yakni tumbuh 1,98 persen.

Pada skala regional di Kawasan Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II-2022 terjadi di Provinsi Maluku Utara sebesar 27,74 persen, disusul oleh Papua sebesar 14,38 persen dan Sulawesi Tengah sebesar 11,17 persen.

Sementara Provinsi Sulawesi Barat yang mengalami pertumbuhan sebesar 2,13 persen, menempati posisi terakhir dari sepuluh provinsi di Sulampua.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026