Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Mamuju membentuk pokjanal posyandu untuk mencegah stunting

Rabu, 24 Agustus 2022 01:25 WIB
Image Print
Bupati Mamuju Sutinah Suhardi foto bersama saat peluncuran program Grebek Cegah Stunting, Selasa (23/8/2022) ANTARA/M. Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat membentuk kelompok kerja internal pos pelayanan terpadu (pokjanal posyandu) dalam rangka mencegah stunting di daerah tersebut.

"Pokjanal di seluruh posyandu di Mamuju harus dibentuk dan diaktifkan dan itu tugas pemerintah kecamatan dan desa beserta petugas kesehatan dalam rangka pencegahan stunting," kata Bupati Mamuju Sutinah Suhardi di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan pokjanal posyandu wadah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Tugas dan fungsi personel pokjanal posyandu, ucap dia, meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, dan advokasi pembangunan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat setiap orang dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Ia menyebut peran posyandu sebagai sentra pelayanan dasar kesehatan masyarakat juga vital dalam berbagai dimensi pembangunan, termasuk mendorong pencegahan stunting.

"Posyandu tidak lagi hanya sebatas melakukan penimbangan atau imunisasi anak dan mengurusi ibu hamil, namun telah sangat kompleks menjadi ujung tombak dalam pelayanan dasar masyarakat, seperti pelayanan pendidikan kesehatan, penanganan lansia, sampai pada kelompok masyarakat yang memiliki masalah sosial, juga membutuhkan peran posyandu," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, posyandu dan pokjanal posyandu harus dibentuk dan diaktifkan secara terpadu melalui kolaborasi dengan seluruh pihak di tingkat desa dan kecamatan karena pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama.

Bupati Sutinah Suhardi mengatakan pencegahan stunting juga melibatkan TNI dan Polri melalui babinsa dan bhabinkamtibmas, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal di seluruh daerah itu.

"Meskipun angka penderita stunting di Mamuju telah diturunkan dari 43 persen menjadi 30,3 persen, namun pemerintah di Mamuju terus berupaya melakukan penanganan stunting," kata dia.

Ia mengatakan Kabupaten Mamuju menjadi daerah penyumbang terbesar ketiga angka stunting di Provinsi Sulbar yang mencapai 33 persen setelah Kabupaten Polewali Mandar yang sekitar 36 persen dan Majene 35 persen.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026