Logo Header Antaranews Makassar

Bank Syariah Target 20 Persen Pertumbuhan UMKM

Jumat, 21 September 2012 18:10 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Direktur Eksekutif Departemen Perbankan Syariah Bank Indonesia Edy Setiadi, menargetkan pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kawasan Timur Indonesia (KTI) naik 20 persen.

"Kita targetkan 20 persen diperuntukkan bagi pelaku UMKM. Untuk meningkatkan target tersebut pelaku UMKM diberikan pembinaan, kursus, serta membentuk lembaga peminjaman secara lokal," katanya di Makassar.

Dalam seminar nasional perbankan Syariah di Hotel AryaDuta Makassar rangkaian dari Expo Syariah, dia mengatakan, Bank Indonesia menginisiasi perbankan syariah agar masyarakat dan pelaku UMKM dapat terakomodir.

"Maping bank syariah dekat dengan UMKM, seperti bank syariah Mandiri, BRI dengan cabang ada dimana-mana seluruh Indonesia, tetapi uniknya beberapa bank konvensional juga memiliki bank syariah," tuturnya.

Ia menyebutkan, rasio untuk pelaku UMKM disalurkan sekitar 70 persen, dengan tingginya rasio tersebut pihaknya mendorong semua bank syariah baik yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta untuk bersama-sama menuntun pelaku UMKM bermitra di bank syariah.

"Kita dorong semua bank syariah ke UMKM, sebab ada beberapa bank yang belum mencapai target, karena tahun ini kita menargetkan hingga 20 persen," imbuhnya.

Diketahui, jumlah pelaku UMKM di Indonesia sebanyak 51,3 juta unit usaha atau 99,99 persen dari total pelaku usaha. Dan yang terlayani perbankan hanya 30 juta rekening serta pembiayaan mencapai Rp 540 triliun.

Perbankan Syariah di Indonesia saat ini terdiri dari 11 bank umum syariah, 23 unit usaha syariah dan 154 BPRS dengan total jaringan kantor sebanyak 2.017.

Secara geografis sebaran kantor perbankan syariah menjangkau masyarakat sekitar 120 di kabupaten kota 33 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data Bank Indonesia, pada tahun 2011 perbankan syariah Indonesia mencacat rekor pertumbuhan tertinggi selama tiga tahun terakhir mencapai 48,1 persen (yoy) pada Oktober 2011 dengan pangsa pasar mencapai kurang lebih dari 3,7 persen.

Meskipun ekonomi global terutama kawasan Eropa dan Amerika Serikat masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, Bank Indonesia masih tetap optimis ditahun depan perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh tinggi di kisaran 6,3 persen sampai 6,7 persen. (T.KR-DF/S025)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026