Logo Header Antaranews Makassar

Komunitas nelayan Sulsel dibekali keterampilan pengepakan ikan tangkap

Senin, 17 Oktober 2022 05:19 WIB
Image Print
Sejumlah istri nelayan mencoba mengerjakan tugas pelatihan pengolahan ikan agar tahan lama dilaksanakan Komunitas Nelayan Pesisir Ganjar Sulsel di di Balai Kampung Desa Masumbalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO/Dokumentasi Komunitas Nelayan Pesisir.

Makassar (ANTARA) - Seratusan nelayan pesisir dibekali keterampilan pengolahan dan pengepakan ikan hasil tangkap agar bisa lebih tahan lama dan berkualitas di Balai Kampung Desa Masumbalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Semoga pelatihan ini bisa menciptakan kemandirian bagi para nelayan dalam jangka panjang. Insya Allah bisa menciptakan kemandirian pangan bangsa Indonesia dari sektor perikanan," harap Sekretaris Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Ganjar Sulsel Muhammad Arafah, Minggu.

Pelatihan tersebut bertajuk 'Pengolahan dan Pengepakan Hasil Tangkap Nelayan' kata dia, diikuti seratusan nelayan dari berbagai desa pesisir Maros, bertujuan agar hasil tangkapan ikan diolah agar lebih berkualitas.

Selain para nelayan diajarkan pula bagaimana mengelola ikan tangkapan ikan untuk menjadi produk pangan yang baik dan tahan lama. Pelatihan mulai dari bagaimana proses penangkapan yang benar, pengemasan, dan penyimpanannya.

Bahkan nelayan juga diberikan edukasi perihal produk-produk makanan yang bisa dibuat dan dijual dari hasil tangkapannya. Harapannya, ini menjadi langkah jitu untuk meningkatkan pendapatan bagi nelayan.

Arafah memaparkan, potensi hasil laut di Indonesia, khususnya di Sulsel sangat tinggi, sangat disayangkan bila tidak dikelola dengan baik demi mencapai kesejahteraanpara nelayan tangkap di wilayah pesisir.

Ia menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi wadah konsolidasi dukungan dari para nelayan untuk Ganjar Pranowo. Para nelayan membutuhkan pemimpin yang memang telah terbukti selalu berusaha untuk memperjuangkan kesejahteraan para nelayan.

"Pak Ganjar adalah sosok yang terbuka untuk semua kalangan, khususnya nelayan. Programnya di Jawa Tengah, ada Kartu Nelayan bisa memberi bantuan mulai dari modal, asuransi, sampai bantuan bahan bakar. Untuk asuransi, sudah ada 151 ribu orang yang tercover asuransi nelayan. Kita berharap menular ke Sulsel" tambah Arafah.

Pihaknya berharap, setelah Ganjar Pranowo menyelesaikan masa tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah, dapat terpilih menjadi Presiden pada Pemilu 2024 untuk memperjuangkan nasib nelayan di seluruh Indonesia termasuk menasionalkan programnya bagi nelayan di seluruh Indonesia.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026