
Bulog Sulselbar bersinergi Satgas Pangan Polri penuhi CBP

Makassar (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat mendapat dukungan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri untuk membantu pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 300 ribu ton hingga akhir Desember 2022.
"Apa yang disampaikan tadi dukungan dari bupati, wali kota, gubernur badan pangan nasional, serta satgas pangan bahwa kita akan bersinergi," kata Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar, H Bahtiar AS usai Rapat Optimalisasi Penyerapan Gabah/Beras di hotel Claro Makassar, Kamis.
Dari pertemuan ini, kata dia, harapannya komitmen pemerintah untuk menyediakan cadangan beras secara nasional itu bisa dipenuhi sebanyak 1,2 juta ton sampai akhir tahun. Dan salah satu daerah produksi sentra beras andalannya adalah Sulawesi Selatan yang diharapkan memberikan kontribusi besar.
"Tadi disampaikan, Satgas Pangan sendiri nanti turun bersama ke penggiling-penggiling mana beras disimpan-simpan, nanti kita dorong masuk ke Bulog," tuturnya menekankan.
Data untuk stok beras di Sulsel per hari ini setelah penyelesaian kontrak dengan mitra sebanyak 132 ribu ton. Sedangkan target sebelumnya diberikan secara nasional 264.500 ton dan telah diserap Bulog sebanyak 204 ribu ton atau sudah mencapai 84 persen.
Untuk musim panen padi di wilayah Sulsel hingga akhir tahun nanti masih tersisa di Kabupaten Pinrang dan Kota Palopo.
Berdasarkan data Bulog alokasi pengadaan CBP secara nasional ditargetkan pada tiga bulan ke depan sebanyak 850 ribu ton pada 13 provinsi daerah sentra pangan. Wilayah Sulselbar mendapat kouta terbanyak yakni 300 ribu ton disusul, Jabar, Jatim dan Jateng sebanyak 100 ribu dan daerah lainnya 50 ribu ton ke bawah.
"Kita harus optimis lah dapat 300 ribu ton yakin dan percaya karena didukung teman-teman untuk pemenuhan cadangan beras ini bisa tercapai," katanya menambahkan.

Sebelumnya, dalam rapat tersebut Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan, pihaknya siap bergerak dibantu Satgas Daerah untuk pengawasan dan penindakan serta membantu Bulog memenuhi cadangan pangan.
"Kita mengawasi, apabila ada sembunyi-sembunyi akan diproses termasuk di penggilingan. Pemetaan juga dilakukan berapa luas lahan dikembangkan. Kami mohon dukungan karena ini bukan keinginan kami, tapi perintah dari presiden melalui kapolri," katanya menegaskan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
