
Pemprov maksimalkan G20 di Bali untuk memperluas pasar UMKM Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM berupaya memaksimalkan ajang KTT G20 di Bali untuk memperluas pasar produk UMKM dari daerah Sulsel.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Sukarniaty Kondolele di Makassar, Senin, mengatakan salah satu upaya mendorong UMKM naik kelas dengan ikut promosi di ajang bertajuk 'Future SME Village: Local Wisdom for Global Sustainability' di Nusa Dua, Bali, 10-19 November 2022.
"Pameran yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM ini bisa menjadi pintu gerbang untuk memperluas pasar ekspor produk UMKM," ujarnya.
Ia menjelaskan, produk UMKM pada dasarnya hanya membutuhkan pasar yang jelas karena dari segi kualitas produk dinilai sudah memiliki daya saing meskipun tetap perlu semakin ditingkatkan.
Selain itu, lanjut dia, produk UMKM Sulsel juga memiliki keunggulan dibanding dengan produk daerah lain.
Maka dari itu, kata dia, pelaksanaan KTT G20 yang melibatkan banyak negara maju tersebut, tentu menjadi momentum yang harus dimaksimalkan.
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, menyampaikan kepemimpinan/presidensi Indonesia di G20 tahun ini menjadi kesempatan bagi UKM unggulan dan produk UMKM lainnya untuk memperluas akses pasar, bahkan masuk dalam rantai pasok global (global value chain).
Teten menyampaikan sejauh ini produk UKM Indonesia yang telah menembus pasar global baru mencapai 4,1 persen
“Bali ini window (jendela) produk-produk kami masuk ke pasar luar negeri. Bali kami jadikan pintu gerbang masuk ke pasar global,” kata Teten Masduki.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
