Logo Header Antaranews Makassar

Pengurus DPW Minta BKPRMI Jangan Dipolitisasi

Senin, 24 Desember 2012 09:59 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan meminta organisasi tersebut tidak dipolitisasi.

"Kita berharap, BKPRMI tidak digiring ke politik praktis. Itu sesuai komitmen yang disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI, Ali Mochtar Ngabalin," kata pengurus DPW BKPRMI Sulsel Abdul Rahman Saleh di Makassar, Minggu.

Namun menyusul statmen Mochtar Ngabalin menyatakan mendukung salah satu calon Gubernur dalam rekerwil di Kota Pare pare lalu, berbanding terbalik dan tidak konsiten dengan ucapannya.

"Masa dia (Mochtar) bilang saya ini dua kali 'oppo' (naik lagi), Ketua DPW juga oppo, sehingga kita berharap gubernur juga oppo. Kita perlu semangat, tetapi tidak perlu semangat yang lain," tutur Rahman menirukan.

Ia menyebutkan, menjelang Pemilihan Gubernur 22 Januari 2013, organisasi BKPRMI sebaiknya tidak digiring-giring ke ranah politik praktis. Apalagi, jika itu hanya untuk kepentingan segelintir orang atau pengurus.

Menurut dia, pernyataan tersebut menunjukkan sikap ketua yang tidak konsisten. BKPRMI, lanjutnya, tidak boleh jadi tunggangan politik. Karena itu sama saja dengan BKPRMI sudah mengkampanyekan Gubernur petahana Syahrul Yasin Limpo dari Golkar.

Diketahui, Ali Mochtar Ngabalin merupakan politikus Partai Golkar saat itu sempat melontarkan kalimat yang dinilai mengganggu netralitas BKPRMI.

"Itu sangat tidak elok. Kami beberapa elemen pengurus mendesak MPW dan MPP untuk menegur ketua umum karena itu bisa memicu perpecahan di tubuh BKPRMI," ujar Wakil Direktur LPP Ekop BKPRMI Sulsel ini.
(T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026