Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Sulsel mengingatkan krisis kesehatan belum pulih di HKN 2022

Jumat, 18 November 2022 06:13 WIB
Image Print
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada pemberian penghargaan ke sejumlah kepala daerah pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 di Makassar, Kamis (17/11/2022). ANTARA Foto/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan seluruh lapisan masyarakat pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 bahwa krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19, belum pulih sepenuhnya.

"Namun, di tengah tantangan yang berat, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini," ujarnya saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan pada HKN ke-58 Tahun 2022 yang digelar di Makassar, Kamis.

Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, termasuk lima besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan total 442 juta dosis vaksin telah disuntikkan sampai dengan Oktober 2022.

"Meskipun begitu, kita tidak boleh lengah. Sejak bulan Oktober, kita telah mendeteksi adanya kenaikan kembali kasus COVID-19," imbaunya.

HKN kali ini mengangkat tema "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku". Tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama, bahu membahu, dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat.

"Tantangan yang kita hadapi sangat berat. Semua negara, di seluruh dunia, sedang menghadapi ujian," ujarnya.

Data kematian menunjukkan 4 dari 5 pasien meninggal belum divaksinasi booster. Proporsi pasien yang meninggal akibat COVID-19 tiga kali lebih banyak pada kelompok lansia dibandingkan dengan yang bukan lansia. Oleh karena itu, ia terus mengingatkan masyarakat untuk melengkapi vaksinasi COVID-19 dengan booster.

Pada peringatan HKN tersebut, sejumlah kepala daerah menerima penghargaan dari Gubernur Sulsel. Di antaranya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto, Bupati Toraja Utara, Yohannis Bassang, dan Bupati Wajo Amran Mahmud.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meraih penghargaan atas dukungan dalam pencapaian target 95 persen Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022. Sementara, Bupati Wajo mendapat penghargaan karena dinilai sebagai salah satu daerah yang berkomitmen dalam pembiayaan kesehatan gratis integrasi ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuju Sulsel Universal Health Coverage (UHC).

Pemerintah Kabupaten Kota lainnya juga menerima penghargaan dengan berbagai kategori lainnya di bidang kesehatan.

Sementara itu, hadir juga Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi-Maluku, Hengky Wijaya. Ia menjelaskan capaian imunisasi Sulsel tertinggi diluar pulau Jawa sekitar 95 persen dan konsisten dari level provinsi Sampai ke kabupaten/kota.

"Jadi kita melihat bahwa jumlah kabupaten yang mencapai presentase cakupan di atas 95 persen ini banyak sekali jadi satu patokan kita untuk melihat bagaimana kebijakan dari provinsi ke kabupaten/kota ini konsisten terus berkordinasi dan komitmen dari kepala daerah cukup baik," ujarnya.

Hengky menyebut cakupan imunisasi setiap daerah di Sulsel cukup bagus karena didukung oleh sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus serta fasilitas kesehatan yang lengkap. Hanya saja yang perlu ditingkatkan adalah pendekatan ke masyarakat untuk menumbuhkan rasa percaya dan aman.

"Sekarang yang kita mau tingkatkan promosi kesehatan, kita terus belajar walaupun ada keberhasilan cakupan yang tinggi di Sulawesi. Kita juga belajar bahwa dalam proses itu ada beberapa tantangan terutama pendekatan ke masyarakat seperti hoax, ketidak percayaan masyarakat, dan itu banyak terjadi di daerah penyebab capaian imunisasi tidak tercapai," urainya..



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026