
Perampok Beraksi di Pulau Kodingareng Makassar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Nelayan di Pulau Kodingareng dan Barang Caddi Makassar resah, menyusul aksi perampok bertopeng pada dua hari berturut-turut yakni pada Rabu dan Kamis lalu.
Dalam aksinya perampok membawa kabur tujuh unit mesin kapal Jolloro dengan tenaga antara tujuh sampai sembilan PK, ratusan liter minyak solar dan ikan Sunu serta ikan Angke, yang harganya sekitar Rp300 ribu per ekor.
Bukan hanya milik warga, mesin kapal dan Handy Talky (HT) milik Dinas Kelautan dan Perikanan Makassar juga raib dibawa oleh kelompok orang bertopeng ini. Kapal ini dioperasikan oleh Daeng Sudding, warga pulau Kodingareng
"Lima unit mesin di pulau Barrang Ca'di dan dua unit di pulau Kodingareng. Milik Dinas Kelautan dan Perikanan Makassar juga diambil. " kata warga pulau Kodingareng, Sangkala (29).
Menurut warga dua pulau tersebut, perampok ini menutup kepalanya dengan topeng. Mereka sekitar 20 orang lebih dan semuanya menggunakan parang. "perampok itu sekitar 20 orang lebih dan semuanya pegang parang, " jelas Sangkala
Menurutnya, Perampok ini menggunakan satu kapal besar dan mengintai kapal-kapal yang terparkir dibibir pantai pulau.
Lurah Pulau Kodingareng, Jalaluddin, saat dikonfirmasi mengenai aksi perampokan tersebut membenarkan jika terjadi perampokan dan dilakukan oleh sekelompok orang bertopeng di dua pulau itu.
"Benar, terjadi perampokan di kelurahan kami dan juga di pulau Barrang Ca'di. Kata warga yang melihatnya, mereka itu bertopeng dan semunya membwa parang, " ungkapnya.
Secara terpisah, Kanit Reserse Polsek Ujung Tanah, Iptu Manysur juga telah menerima laporan dari warga pulau tersebut,pada Minggu sekitar pukul 12.00 Wita. "Laporan warga pulau ini telah kami terima dan akan kami tindaki, " Jelasnya.
(T.PSO-101/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
