Logo Header Antaranews Makassar

Dinas ESDM : Sulsel dapat kuota BBM 1,9 juta kiloliter pada 2023

Rabu, 18 Januari 2023 21:20 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pengisian BBM (ANTARA)

Makassar (ANTARA) - Provinsi Sulawesi Selatan mendapat kuota bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 1,9 juta kiloliter (KL) pada 2023, bertambah sebanyak 124.209 KL dibanding 2022.

Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Selatan Ridwan Thalib di Makassar, Rabu, mengatakan kuota BBM Sulsel yang mencapai hampir 2 juta KL itu dibagi menjadi dua jenis, yaitu biosolar jenis BBM tertentu (JBT) dengan kuota 735.476 KL dan pertalite jenis BBM khusus penugasan (JBKP) 1.252.584 KL.

Sementara itu pada 2022, Sulsel mendapat kuota solar JBT sebanyak 696.346 KL dan pertalite JBKP 1.167.505 KL.

Ridwan mengemukakan bahwa total kuota BBM Sulsel pada 2022 itu telah ditambah pada September lalu lantaran kebutuhan masyarakat belum tercukupi.

"Jadi sebelumnya pada Januari 2022, Sulsel hanya mendapat jatah solar 535.561 KL dan pertalite 986.346 KL, kemudian dilakukan pengajuan penambahan ke BPH Migas karena tingginya permintaan," kata Ridwan.

Pada penetapan kuota BBM tersebut, BPH Migas meminta peran aktif setiap pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dalam pendistribusian JBT dan JBKP sebagai bahan bakar subsidi dan penugasan guna tepat sasaran.

Setelah Kota Makassar, daerah dengan kuota BBM paling banyak yakni Kabupaten Bone memperoleh kuota solar 60.500 KL dan pertalite 96.356 KL, disusul Kabupaten Maros solar 66.613 KL dan pertalite 78.584 KL, serta Kabupaten Gowa solar 44.720 KL dan pertalite 95.333 KL.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026