Logo Header Antaranews Makassar

Tingkat Kecelakaan Menurun di Makassar

Senin, 29 April 2013 15:00 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tingkat kecelakaan kerja di Makassar mengalami penurunan pada 2012 dengan angka 0,6 persen dari tahun sebelumnya yakni sekitar 0,9 persen berdasarkan hasil pencatatan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja.

"Atas penurunan angka kecelakaan kerja pada tahun 2012 itu, wali kota mendapat penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja karena sebagai pembina terbaik K3 (kesehatan dan keselamatan kerja)," ujar Kadis Tenaga Kerja Makassar Andi Bukti Djufrie di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, penghargaan yang akan diserahkan di Jakarta itu merupakan yang kedua kalinya berturut-turut selama dua tahun terakhir ini dan penghrgaan itu pula menggenapkannya menjadi penghargaan yang ke-162.

Kepastian penghargaan K3 itu diketahui setelah kawat surat Direktorat jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Kementerian Tenaga kerja dan transmigrasi RI nomor B. 27/PPK/IV/2013, tanggal 22 april 2013.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Andi Mudji Handaya, dijelaskan bahwa Ilham merupakan salah satu diantara sejumlah pemimpin daerah yang mendapat penghargaan tahun ini.

Rencananya, Ilham akan berada di Jakarta untuk menerima langsung penghargaan yang akan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar di Convention Hall Smesco Convention Center, Jakarta, Selasa ( 30/4 ).

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir, tingkat kecelakaan kerja di kota Makassar terus mengalami penurunan, sehingga menjadi salah satu indikator keberhasilan Ilham dalam menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja di kota Makassar.

"Jumlah perusahaan di kota Makassar yang mencapai "zero Accident" atau nihil kecelakaan terus mengalami peningkatan selama beberapa tahun terakhir dari jumlah perusahaan di Kota Makassar yang berkisar 6.000 perusahaan," katanya.

Selain itu, lanjut mantan Camat Panakkukang Makassar menyatakan, sejumlah perusahaan juga sudah menerapkan Sistim Management Keselamatan (SMK), sehingga pemkot dianggap berhasil menerapkan K3 di Makassar. Dan yang juga menjadi indikator penting lainnya, yakni pemerintah telah membentuk forum komuniksi panitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja ( P2K3 ) yang dilantik langsung oleh wali kota.

Beberapa waktu lalu, dinas tenaga Kerja dan transportasi Makassar mengeluarkan data terkait turunnya angka kecelakaan kerja pada tahun 2012 lalu yang mencapai 0,6 %. Andi Bukti menjelaskan selama dua tahun terakhir terjadi penurunan angka kecelakaan kerja yang cukup signifikan.

Andi Bukti mengaku, upaya yang ditempuh pemerintah untuk menekan angka kecelakaan kerja yakni memaksimalkan tenaga pengawas serta mengintensifkan pelatihan penerapan K3 di setiap perusahaan.

Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk pengadaan alat deteksi dini kecelakaan, kendaraan operasional pengawas, dan sertifikasi K3 di setiap perusahaan.

Editor : ES Syafei



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026