Logo Header Antaranews Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin gagas pembentukan tim terpadu penanganan bencana

Selasa, 14 Maret 2023 21:21 WIB
Image Print
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso saat menghadiri Rakorsus Pemkot Makassar, Selasa (14/3/2023). ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso menggagas pembentukan tim terpadu TNI, Polri, Basarnas, potensi SAR, BPBD, dan Pemadam Kebakaran untuk berkolaborasi dalam percepatan penanganan bencana.

"Dalam rapat koordinasi kontigensi bersama semua unsur SAR dan Pemprov Sulsel, saya memprioritaskan sekarang percepatan penanganan bencana," ujarnya saat Rakorsus Pemkot Makassar, Selasa.

Mayjen TNI Totok Imam Santoso beberapa program prioritas telah disusun oleh Kodam XIV/Hasanuddin dan salah satunya adalah penanganan bencana alam.

Ia menyatakan jika sebelumnya, dirinya menempatkan penanganan bencana pada urutan tiga dalam programnya itu. Namun, setelah melihat langsung bencana alam banjir pada Januari dan Februari di Makassar, ia pun merubah daftar urutan program tersebut.

"Enam bulan saya menjabat Pangdam di wilayah Sulsel dan sekitarnya, saya melihat dan merasakan sendiri musibah banjir itu di Makassar. Saya pun kemudian merubah urutan program kita, dari urutan tiga penanganan bencana menjadi urutan pertama," katanya.

Ia pun mengatakan urusan bencana tidak dapat diatasi oleh satu pihak saja, namun memerlukan kolaborasi untuk bersinergi sehingga dirinya berharap semua pihak terkait dapat bekerja sama dan terlibat langsung pada kegiatan tersebut.

Hal tersebut merupakan upaya jajaran Kodam XIV/Hasanuddin agar penanganan bencana bila terjadi di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin dapat lebih cepat, tepat, dan tahu apa yang harus dikerjakan sehingga penanganan korban dapat dilaksanakan dengan cepat di lapangan.

Kepala Pelaksana BNPB Sulsel Amson Padolo menuturkan bahwa pertemuan Table Top Exercise (TTX) itu merupakan tindak lanjut penyusunan dokumen rencana kontinjensi Banjir Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia pun menjelaskan rencana kontinjensi adalah suatu proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan pada keadaan kontinjensi atau yang belum tentu tersebut. Suatu rencana kontinjensi mungkin tidak selalu pernah diaktifkan, jika keadaan yang diperkirakan tidak terjadi.

Ia pun mengatakan urusan bencana tidak dapat diatasi oleh satu pihak saja namun memerlukan kolaborasi yang bersinergi sehingga pihaknya berharap semua pihak terkait dapat bekerjasama dan terlibat langsung pada kegiatan ini.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026