Logo Header Antaranews Makassar

Harga sejumlah komoditi pangan di Makassar mulai bergerak stabil

Minggu, 26 Maret 2023 00:54 WIB
Image Print
Ilustrasi penjualan ayam potong di salah satu Pasar Tradisional, Pasar Terong yang harganya kembali ke Rp55 ribu per ekor dari harga awal Ramadan Rp65 ribu per ekor. Antara/ Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Harga sejumlah komoditi pangan di pasar tradisional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai bergerak stabil pada hari ke-4 bulan suci Ramadan 1444 Hijriah/2023, setelah sebelumnya melonjak terutama menjelang Ramadhan.

"Dari pantauan harga di lapangan terkait ketersediaan bahan pangan atau bahan pokok di pasar tradisional mulai relatif stabil," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) 6 Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar Hilman pujana di Makassar, Sabtu.

Menurut dia, dari hasil pantauan bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya di daerah ini, diketahui bahwa harga ayam potong yang awal Ramadan mencapai Rp75.000 per ekor untuk berat 2,8 kilogram, kini mulai normal kembali seharga Rp55.000 per ekor dengan berat yang sama.

Begitu pula harga bawang merah 35.000 per kg minyak kemasan dijual rata-rata Rp22.000 per liter, minyak curah Rp13.300/kg cabai Rp50.000 per kg.

Untuk menjaga kestabilan harga komoditi pangan yang masuk dalam kelompok 9 bahan pokok atau sembako, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama kabupaten/kota terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Mengutip pernyataan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang mengatakan pemerintah terus memastikan ketersediaan stok dan harga komoditi pangan di bulan Ramadan ini," katanya

Apabila harga di lapangan menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, maka akan dilakukan operasi pasar dengan instansi terkait.

Menurut dia, salah satu langkah untuk menekan kenaikan harga adalah melalui operasi pasar.

Sedang upaya lainnya untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan, Pemprov Sulsel dengan kabupaten/kota berkoordinasi dengan pihak gudang distributor pedagang tradisional, pasar ritel modern dan produsen.

"Untuk masyarakat kami juga mengimbau bijak berbelanja sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan skala prioritas," kata Hilman.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026