Budaya Mandar "Dijual" di Hadapan 47 Dubes

id gubernur sulbar, budaya mandar, indonesia asean night, asian center beijing

Penari kelompok seni Beru-Beru, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menampilkan tarian khas penyambutan tamu dalam acara Indonesia Cultural Night di Urumqi, Xinjiang, Rabu, 5/6. (ANTARA FOTO/Aco Ahmad)

"Saya bangga dengan adanya pagelaran seni karena tidak mudah menghadirkan para Duta negara sahabat maupun kalangan pengusaha," terangnya.
Beijing, China (ANTARA Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat, H Anwar Adnan Saleh "menjual" potensi kearifan lokal budaya Mandar di hadapan 47 Duta Besar (Dubes) dari belahan dunia termasuk 500 kalangan pengusaha di China.

"Kami jauh-jauh datang ke Beijing dengan jumlah personil yang besar. Tujuan kami agar kearifan lokal budaya Mandar dikenal hingga ke belahan penjuru dunia," kata Gubernur Sulbar dalam sambutannya pada acara "Indonesia Asean Night" yang dilaksanakan di gedung Asian China Center, Beijing, Kamis malam.

Menurut gubernur, pagelaran seni budaya Mandar tersebut tentu memiliki keistimewaan karena ikut disaksikan para Duta Besar dari negara Eropa, Asia maupun dari negara Afrika.

"Saya bangga dengan adanya pagelaran seni karena tidak mudah menghadirkan para Duta negara sahabat maupun kalangan pengusaha," terangnya.

Semua ini bisa dilaksanakan berkat dukungan Dubes RI untuk Beijing merangkap Mongolia, Imron Cotan yang sangat berperan dalam penyelenggaraan acara budaya bertajuk "Indonesia Asian Night" di Beijing.

Anwar menyampaikan, sebelumnya juga telah dilakukan kunjungan ke Urumqit, Xinjiang, dalam rangka membangun kerja sama di sektor kebudayaan, pendidikan dan peternakan.

"Kami memilih China karena memiliki banyak kesamaan baik budaya maupun kultur masyarakatnya. Apalagi, negara ini berkembang pesat dan menjadi tujuan wisata internasional," ungkapnya.

Anwar menyampaikan, kemajuan negara China diharapkan tertular ke Indonesia, khususnya di Sulbar.

Oleh karena itu, pagelaran seni budaya ini diharapkan menjadi perekat untuk menjalin diplomasi dengan negara China.

"Selain menampilkan seni budaya Mandar kami pun promosikan kuliner khas. Ternyata, para tamu yang hadir ikut mengapresiasi masakan khas Mandar," terangnya.

Gubernur berharap kerja sama ini dapat terealisasi dalam waktu singkat.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar