
Sekda dorong digitalisasi keuangan di Sulawesi Barat

Mamuju (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris mendorong digitalisasi keuangan di Provinsi Sulbar untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.
"Kita akan menjadi daerah yang bertumbuh lebih baik jika digitalisasi juga bertumbuh baik, seperti dengan pembayaran," kata Muhammad Idris, pada festival ekonomi keuangan digital 2023 yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar, di Hotel Maleo Mamuju Senin.
Transformasi digital, tambah Muhammad Idris, untuk mempercepat digitalisasi, bukan hanya untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi tetapi juga untuk transparansi keuangan daerah untuk kemajuan daerah.
Pemerintah provinsi mendukung penuh upaya digitalisasi keuangan di Sulbar.
"Kami sangat mendukung dan memberi tempat yang membanggakan kepada BI yang terus berusaha bersama pemerintah dan kabupaten, salah satunya dengan menunjukkan komitmen kuat digitalisasi transaksi keuangan," terang Muhammad Idris.
Ia mengatakan, sejak 2019 sampai saat ini pandemi telah memberikan perubahan luar biasa khususnya dalam digitalisasi ekonomi.
Apalagi lanjutnya, Sulbar telah meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik II Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Memastikan Sulbar layak menjadi juara, kita berharap bagaimana transaksi keuangan digital dapat terus meningkat," ujar Muhammad Idris.
Sementara, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulbar Ahmad mengatakan kegiatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) digelar untuk mendorong akselerasi ekonomi digital yang fokus pada kemajuan sistem pembayaran keuangan digital.
"Tujuannya untuk mendorong inisiatif, strategi maupun inovasi digital untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujar Ahmad.
Pewarta : Amirullah
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
