Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Dorong Masyarakt Kembangkan Potensi Kelautan

Kamis, 29 Agustus 2013 06:00 WIB
Image Print
"Sama seperti untuk menjadi petani, minat masyarakat Sulbar untuk menjadi nelayan masih kurang, kondisi itulah yang membuat pembangunan sektor perikanan dan kelautan masih sulit dibangun," kata Parman Parakkasi.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya mendorong masyarakat mengembangkan potensi kelautan yang hingga kini belum tergarap secara maksimal, kata Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan setempat Parman Parakkasi.

Pemerintah berencana melaksanakan berbagai bentuk program yang dapat menumbuhkan kembali minat masyarakat kembali menghidupkan sektor perikanan dan kelautan, kata Parman Parakkasi di Mamuju, Kamis.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menggelar pameran potensi kelautan dan perikanan wilayah setempat pada 28 sampai tanggal 1 September. "Pameran tersbut diharapkan akan menarik minat masyarakat mengembangkan sektor perikanan," katanya.

Ia mengatakan Sulbar memiliki wilayah yang panjang pantainya mencapai 677 kilometer, dengan demikian potensi perikanan sangat menjanjikan untuk dikembangkan

Menurut dia, untuk memudahkan pengelolaan sektor perikanan bagi masyarakat maka segala sarana dan prasarana pendukung sektor perikanan dan kelautan akan dipenuhi pemerintah agar masyarakat tidak lagi menemui kesulitan dalam meningkatkan produksi perikanan

"Dukungan untuk peningkatan sarana dan prasarana perikanan khususnya penyediaan alat tangkap bagi nelayan akan terus berupaya disiapkan pemerintah karena memajukan sektor perikanan akan meningkatkan investasi daerah yang tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah ini," katanya

Diakui bahwa minat masyarakat Provinsi Sulawesi Barat yang masih kurang untuk menjadi nelayan dianggap menjadi kendala memajukan sektor perikanan dan kelautan

"Sama seperti untuk menjadi petani, minat masyarakat Sulbar untuk menjadi nelayan masih kurang, kondisi itulah yang membuat pembangunan sektor perikanan dan kelautan masih sulit dibangun," kata Parman Parakkasi.

Ia mengatakan kondisi itu sangat memprihatinkan karena dapat mengancam ketahanan pangan negara ini karena tidak maksimalnya produksi perikanan

"Jumlah masyarakat Sulbar yang hidup sebagai nelayan hanya lima persen dari 1,5 juta penduduknya tentunya tidak sebanding dengan potensi perikanan yang melimpah di Sulbar. Farochah



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026