
Sulbar Siap Ikuti Lomba Masak Ikan Nasional

"Pemerintah akan terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana yang lebih memadai dibutuhkan untuk pengembangan perikanan, agar peningkatan produksi perikanan Sulbar yang mencapai 67 ribu ton setiap tahun dapat semakin digenjot," katanya
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Provinsi Sulawesi Barat siap mengikuti lomba masak ikan nasional yang akan diadakan di Jakarta pada Oktober 2013.
Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan Provinsi Sulbar, Parman Parakkasi di Mamuju, Jumat, mengatakan, Provinsi Sulbar sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba masak ikan nasional.
Ia mengatakan, pemerintah di Sulbar sedang melakukan perlombaan memasak ikan secara tradisional, lomba itu diikuti peserta dari enam kabupaten.
Menurut dia, kegiatan itu merupakan ajang seleksi untuk menetapkan peserta terbaik yang akan mewakili Sulbar untuk mengikuti event lomba masak ikan nasional di Jakarta
Parman mengatakan, masakan ikan khas di Sulbar yang akan menjadi andalan untuk diikutkan dalam lomba masak ikan nasional adalah masakan "bau peapi"
Ia mengatakan, Sulbar sangat antusias mengikuti lomba masak nasional itu karena diyakini lomba itu akan dapat mempromosikan potensi perikanan yang dimiliki Sulbar, sehingga akan membuka peluang usaha untuk pengembangan ekonomi daerah ini di sektor perikanan dan keluatan.
Menurut dia, Sulbar memiliki potensi perikanan yang menjanjikan untuk dikelola karena memiliki laut yang sangat luas dengan panjang pantai mencapai 677 kilometer
Ia mengatakan, pemerintah berharap investasi di sektor perikanan melalui peningkatan promosi perikanan akan semakin berkembang agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daerah ini dapat berkembang pula.
"Pemerintah akan terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana yang lebih memadai dibutuhkan untuk pengembangan perikanan, agar peningkatan produksi perikanan Sulbar yang mencapai 67 ribu ton setiap tahun dapat semakin digenjot," katanya. Agus Setiawan
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
