
DJPb: Realisasi TKDD Sulsel Januari-Juli 2023 capai Rp16,98 triliun

Makassar (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Provinsi Sulsel Januari-Juli 2023 mencapai Rp16,98 triliun.
"Hingga Juli ini, pendapatan berdasarkan transfer pusat sebesar Rp16,98 triliun dari total APBD sebesar Rp23,39 triliun," ujar Kepala Kantor Wilayah DJPb Sulsel Supendi, di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan penyaluran TKDD Sulsel pada Juli 2023 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni mencapai Rp16,41 triliun.
Ia menjelaskan tumbuhnya transfer pusat ke daerah yang tumbuh 3,46 persen itu karena sebagian transfer yang tersalurkan itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.
Supendi menyebutkan realisasi pendapatan APBD Sulsel hingga 31 Juli 2023 sebesar Rp8,81 triliun atau secara persentase sebesar 58,6 persen dari target yang ditetapkan kontribusi pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar 66,17 persen.
Sementara realisasi belanja APBD Sulsel hingga 31 Juli 2023 sebesar Rp28,49 triliun didominasi oleh komponen belanja operasional dan terjadi defisit Rp19,67 triliun.
Supendi mengatakan di tujuh bulan terakhir dana alokasi umum (DAU) telah tersalur Rp11,08 triliun lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp10,7 triliun atau tumbuh positif 2,17 persen (year on year/yoy).
Sedangkan Dana Bagi Hasil (DBH) juga mengalami kontraksi minus 0,94 persen (yoy) persen pada Januari hingga Juli 2023 itu dengan penyaluran Rp297,75 miliar berbanding Rp302,50 miliar dari jumlah pagu Rp948,64 miliar.
Untuk transfer dana desa terealisasi Rp1,1 triliun, juga mengalami kontraksi minus 8,72 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Januari hingga Juli 2022 sebesar Rp1,2 triliun.
"DAK fisik sudah tersalur Rp645,27 miliar berbanding Rp780,85 miliar. Ini juga lebih rendah minus 17,36 persen dan dana insentif fiskal daerah tersalur Rp109,32 miliar berbanding Rp79,43 miliar atau atau meningkat 37,63 persen," ujarnya pula.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
