
Pemkab Gowa alokasikan anggaran pemilu Rp30 miliar untuk KPU dan Bawaslu

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan(Sulsel) mengalokasikan anggaran Rp30 miliar dari APBD tahun 2023 untuk Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu (KPU dan Bawaslu).
"Sesuai dengan surat edaran dari Mendagri bahwa 40 persen biaya Pilkada harus dianggarkan di tahun 2023. Di Kabupaten Gowa, kami anggarkan sebesar Rp30 miliar melalui APBD pokok 2023 dan 60 persen pada tahun 2024," ungkap Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima kunjungan silaturahim Pj Gubernur Sulsel di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Jum'at.
Langkah ini juga menjadi wujud dukungan Pemkab Gowa terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sulsel melalui kepemimpinan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Salah satunya dalam menyukseskan pesta demokrasi 2024.
Dalam hal ini, Pemkab Gowa telah menganggarkan 40 persen dana Pilkada kepada KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara Pilkada. Anggaran khusus ini tentunya sebagai tanda kesiapan Kabupaten Gowa dalam proses Pemilu mendatang.
Adnan mengaku, saat pemilihan langsung 2020 kemarin, Kabupaten Gowa mampu keluar dari zona merah menjadi zona hijau. Sehingga di 2024 mendatang dirinya optimistis, Kabupaten Gowa mampu menciptakan kondisi yang aman dan lancar dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada.
"Alhamdulillah di 2020 kemarin pertama kalinya Kabupaten Gowa menjadi zona hijau yaitu daerah paling aman melaksanakan Pilkada," ujarnya.
Karena itu pula, Pemkab Gowa berhasil mencatatkan rekor dengan masuk tiga besar nasional partisipasi tertinggi di Indonesia yaitu capaian 79,77 persen dari target nasional 77 persen.
Olehnya Dia berharap, pelaksanaan Pilkada nanti akan berjalan lancar dan prestasi-prestasi lainnya bisa kembali diraih oleh Kabupaten Gowa.
"Ini akan menjadi tantangan bagi pemerintah, KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara sehingga insya Allah pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Gowa berjalan dengan baik, aman dan lancar," jelasnya.
Tak hanya itu, program prioritas lainnya, kata Adnan yakni penanganan stunting dan gizi buruk. Hal ini juga menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Gowa sehingga akan terus melakukan berbagai upaya agar target nasional stunting 14 persen di tahun 2024 bisa tercapai.
Sementara Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menjelaskan ada delapan program prioritas yang akan dijalankannya, sehingga meminta seluruh kabupaten/kota ikut menyukseskan program tersebut termasuk di Kabupaten Gowa.
Adapun delapan program prioritasnya yakni sukses penyelenggaraan Pilkada, pengendalian inflasi, penanganan stunting dan gizi buruk, pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, kemudahan pelayanan publik dan investasi, sinergitas program prioritas nasional dan daerah, dan stabilitas sosial, politik, keamanan dan ketentraman umum.
Pada kunjungan silaturahim ini, Pj Gubernur bersama rombongan sebelumnya melaksanakan sholat Jum'at bersama masyarakat Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf.
Turut hadir Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Ketua DPRD Gowa, Rafiuddin, Forkopimda Gowa, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Abd Karim Dania dan Pimpinan SKPD, Camat Lingkup Pemkab Gowa.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
