Logo Header Antaranews Makassar

Serapan Anggaran DKP Sulbar Rendah

Minggu, 17 November 2013 17:07 WIB
Image Print
"Kami akui, dari keseluruhan dana APBD Sulbar yang kami kelola, baru terserap 10 persen untuk melaksanakan pembangunan," kata Parakkasi di Mamuju, Minggu.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Barat, Parman Parakkasi menilai, serapan anggaran APBD Sulawesi Barat yang dikelola dinas setempat sangat rendah, dibawah 10 persen.

"Kami akui, dari keseluruhan dana APBD Sulbar yang kami kelola, baru terserap 10 persen untuk melaksanakan pembangunan," kata Parakkasi di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, anggaran yang dikelola DKP Sulbar tidak terserap maksimal karena dana yang dikelola banyak yang berbentuk dana hibah dan dana aspirasi dewan yang pengelolaannya memiliki aturan tersendiri.

"Kalau anggaran hibah ataupun dana aspirasi dewan dikelola tanpa melalui mekanisme dan petunjuk teknis, akan rawan terjadi pelanggaran penggunaan keuangan yang dapat berisiko hukum. Itu tentu kami hindari," katanya.

Menurut dia, pihaknya menunggu sampai APBD perubahan Sulbar tahun 2013 disahkan, agar anggaran yang kami kelola dapat langsung dihabiskan baik itu dana hibah dan dana aspirasi dewan.

Parakkasi mengatakan, dengan disahkannya anggaran APBD Perubahan Sulbar pada pekan ini, maka pihaknya optimis seluruh anggaran yang dikelola DKP Sulbar dapat terserap.

"Kami tetap optimis dapat mengelola anggaran secara maksimal melaksanakan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat di sektor perikanan," katanya.

Ia membantah jika kinerja aparatnya dinilai rendah sehingga mengakibatkan anggaran yang dikelola instansinya menjadi tidak terserap maksimal untuk kebutuhan pembangunan. N Sunarto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026