
Sulsel tuan rumah pertemuan evaluasi NBM Bapanas

Makassar (ANTARA) - Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pertemuan dan evaluasi Neraca Bahan Makanan (NBM) yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Makassar, 25-26 Oktober 2023.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Andi Muhammad Arsjad, di Makassar, Kamis, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan ini dengan memilih daerah itu sebagai tuan rumah pelaksanaan.
“Penghargaan setinggi tingginya kepada Badan Pangan Nasional atas dipilihnya Makassar, Sulsel sebagai tempat penyelenggaraan pertemuan evaluasi merasa bahwa makanan,” ujarnya.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel ini menjelaskan bahwa urgensi kegiatan evaluasi Neraca Bahan Makanan ini menjadi hal penting untuk disikapi.
"Karena melalui data dan informasi tentang ketersediaan ini berguna dalam merumuskan kebijakan ke depan,” jelasnya.
Di hadapan para peserta, Andi Muhammad Arsjad pun mengakui bahwa Sulsel diganjar penghargaan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik di wilayah Sulawesi.
Berdasarkan data BPS, mencatat inflasi Year on Year (YOY) di Bulan September 2023 sebesar 2,33 persen. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan bulan Agustus 2023 sebesar 3,53 persen. Bahkan inflasi September ini merupakan inflasi terendah sejak Januari 2022.
“Kita di Dinas Ketahanan Pangan selalu rutin melaporkan ke pimpinan terkait ketersediaan, termasuk bahan pokok strategis. Memantau ketersediaan,” imbuhnya.
Ia pun berharap kegiatan itu menjadi wadah untuk berbagi informasi dan pengalaman dari masing-masing daerah dalam evaluasi neraca bahan makanan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Ketahanan Pangan Bapak Budi Waryanto mewakili Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional Bapa I Gusti Ketut Astawa.
“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat dicerna dan mohon peningkatan kualitas neraca bahan makanan, proyeksi data yang lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
NBM merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menganalisis situasi ketersediaan pangan di suatu negara/wilayah dalam kurun waktu tertentu berdasarkan aspek penyediaan dan pemanfaatan pangan. Hasil dari Neraca Bahan Makanan tersebut adalah jumlah pangan yang tersedia di pasar untuk dikonsumsi pada kurun waktu tertentu.
Informasi ketersediaan pangan ini penting sebagai bahan masukan kebijakan terkait dengan perencanaan produksi dan ketersediaan pangan di suatu wilayah.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
