
Pemkab Selayar harap pasar sepekan UMKM dorong pelaku usaha naik kelas

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan berharap pasar UMKM yang dilaksanakan selama sepekan bisa membantu pelaku usaha untuk naik kelas.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif di Selayar, Jumat, mengatakan Pasar UMKM yang digelar dari 15 hingga 21 November 2023 itu diikuti oleh puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah itu.
"Sesuai tema yang diusung UMKM Naik Kelas, kita berharap ada lebih banyak lagi pelaku usaha UMKM bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk naik kelas karena jarak bukan lagi rintangan," ujarnya.
Saiful Arif pada kegiatan pasar UMKM itu berharap pelaku usaha bisa meningkatkan kelas produknya agar bisa berdaya saing dan dipasarkan lebih luas.
Menurut dia, Pasar UMKM sebagai langkah strategis membangkitkan semangat pelaku UMKM dan menopang perputaran roda perekonomian daerah.
Ia pun berharap kegiatan itu tidak hanya fokus pada pencapaian bisnis semata, tetapi lebih kepada pemberdayaan dan merangsang inovasi serta kreativitas ragam dan potensi produk lokal daerah untuk bisa bersaing secara global.
"Jangan berkecil hati karena kita berada di kepulauan. Produk-produk kita sudah banyak yang tembus pasar global dan semoga bisa tambah banyak lagi pelaku usaha tembus pasar global. Kuncinya adalah terus mengembangkan inovasi dan kreativitas agar produk kita diterima baik di pasar global," katanya.
Saiful juga mengatakan bahwa pelaku UMKM adalah pelaku ekonomi yang memegang peran strategis bagi perekonomian daerah bahkan negara, UMKM memberikan kontribusi yang cukup besar pada pertumbuhan ekonomi dan juga berperan dalam penyerapan tenaga kerja, imbuhnya
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak dan pemangku kepentingan terkait untuk membangun komitmen dan memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang.
"Pertumbuhan ekonomi kerakyatan, tidak bisa tanpa kolaborasi yang erat antara para pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat. Fasilitasi dan dukungan yang berkelanjutan semua pihak adalah kunci sukses dan kekuatan utama roda perekonomian kerakyatan," ucapnya.
Ia menilai sejauh ini perkembangan UMKM di Kepulauan Selayar cukup bagus, indikatornya, sampai saat ini sudah terdaftar lebih 9 ribu UMKM yang tersebar di 11 di kecamatan, namun demikian ia mengingatkan bahwa dalam era globalisasi, para UMKM perlu dan harus cepat beradaptasi dengan perubahan tren pasar dan tekhnologi.
Sebelumnya, Kepala Disperindag Andi Abdurrahman mengatakan kegiatan Pasar UMKM adalah hasil kolaborasi beberapa pihak dan tidak menggunakan anggaran APBD yang digelar dalam rangka menyonsong Hari Jadi Selayar Ke-481 Tahun 2023.
Dalam kegiatan Pasar UMKM, pihaknya juga melakukan kegiatan pembinaan dan memberikan layanan khusus kepada para pelaku UMKM yang terlibat mulai dari layanan legalitas produk, teknik pemasaran, kemasan hingga strategi kewirausahan berbasis digital seperti pembuatan website.
Selain itu, untuk memeriahkan kegiatan Pasar UMKM ini juga akan digelar sejumlah kegiatan hiburan diantaranya lomba karaoke, lomba memasak, fashion show, lomba mewarnai untuk anak-anak, dan lomba mick up horor yang semuanya dilaksanakan oleh mitra kerja Disperindag.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
