Logo Header Antaranews Makassar

Pesawat jet explore Garuda mendarat di Mamuju

Jumat, 17 Januari 2014 17:04 WIB
Image Print
Menteri Perhubungan EE Mangindaan (kanan) bersama Dirut Garuda Indonesia Emirsyah (kiri) di kabin Pesawat Bombardir CRJ1000 NextGen "Explore Jet" di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulse
"Upaya ini tentuya akan semakin mempercepat pengembangan wilayah ini sesuai program pemerintah yakni Master Plan Percepatan dan Perluasan Pengembangan Ekonomi Indonesia atai MP3EI," tambahnya.

Mamuju, (Antara Sulsel) - Pesawat Bombardir CRJ1000 NextGen "Explore Jet" akhirnya mendarat di Bandara Tampa Padang, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, yang sebelumnya berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Jumat.

Penerbangan perdana khusus tersebut ditumpangi Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Sattar, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh serta Dirjen Perhubungan Udara dan rombongan staf garuda juga sejumlah wartawan.

Sebelumnya, penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan menuju Bandara Tampa Padang itu hanya ditempuh lebih dari 30 menit dengan cacatan waktu start 10.30 WITA dan tiba 11.05 WITA. Pendaratan pesawat tersebut mulus tanpa kendala berarti.

Bila dibandingkan mengunakan transportasi darat akan ditempuh selama 12 jam lebih dengan jarak dari Kota Makassar, Sulsel menuju Kota Mamuju, Sulbar sekitar 800 kilometer lebih.

Pesawat Bombardir CRJ1000 NextGen ini berkapasitas 96 penumpang yang terdiri dari 12 kelas bisnis dan 84 kelas ekonomi. Penerbangan khusus itu merupakan bagian dari rencana Garuda Indonesia membuka rute Makassar-Mamuju PP dimulai pada semester II tahun 2014.

"Penerbangan khusus ke Mamuju ini dimaksudkan untuk melihat langsung potensi wisata dan ekonomi wilayah di Sulawesi Barat yang semakin berkembang. Dengan potensi yang dimilikinya maka Mamuju perlu didukung dengan konekktivitas yang lebih baik," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Sattar saat tiba di bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar.

Sementara, Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan pada kesempatan itu mengatakan,mendukung rencana pembukaan rute tersebut oleh Garuda Indonesia. Pengoperasian rute itu nantinya akan semakin meningkatkan konektivitas di wilayah ini.

"Upaya ini tentuya akan semakin mempercepat pengembangan wilayah ini sesuai program pemerintah yakni Master Plan Percepatan dan Perluasan Pengembangan Ekonomi Indonesia atai MP3EI," tambahnya.

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh diberi kesempatan berbicara menyatakan kegembiraan atas rencana Garuda Indonesia dengan penerbangan rute Makassar- Mamuju tersebut. Karena selain kemudahan trasportasi juga akan memudahkan investor membangun usahanya di Sulbar.

"Dengan adanya rute ini akan semakin memudahkan mobilisasi masyarakat Mamuju ke Kota Makassar dan kota disekitarnya, serta dapat memudahkan calaon investor serta wisatawan utuk ke Kota Mamuju dan Kabupaten lainya di Sulbar," tandasnya.

Pesawat Bombardir CRJ1000 NextGen dan ATR72-600 mulai diperkenalkan Garuda Indonesia sejak 25 Novemner 2013 sejalan dengan upaya garuda untuk terus mengembangkan dan memperkuat jaringan penerbangannya di pasar domestik khususnya di wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan tujuan wisata.




Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026