Sulsel Siapkan Toraja Pelaksana Paralayang PON 2020

id koni sulsel, paralayang, pon xx 2020

"Kabupaten Tana Toraja memiliki kondisi alam yang mendukung untuk cabang olahraga dirgantara seperti paralayang dan gantole. Kondisi angin di lokasi tersebut juga sangat cocok karena cukup kencang," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan menyiapkan Kabupaten Tana Toraja sebagai tempat venue pertandingan cabang olahraga paralayang dan gantole di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Wakil Ketua I KONI Sulsel Marzuki Wadeng, di Makassar, Selasa, mengatakan, Kabupaten Tana Toraja cocok dibangun venue olahraga dirgantara karena karakter alamnya yang cukup mendukung.

Penunjukan Tana Toraja juga merupakan rekomendasi Pengprov Federasi Aeromodeling Sport Indonesia (FASI) Sulsel.

"Kabupaten Tana Toraja memiliki kondisi alam yang mendukung untuk cabang olahraga dirgantara seperti paralayang dan gantole. Kondisi angin di lokasi tersebut juga sangat cocok karena cukup kencang," katanya.

Selain Tana Toraja, pihaknya juga memiliki alternatif lain yakni di daerah Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulsel. Daerah ini juga memiliki dataran tinggi dan kondisi alam yang cocok untuk olahraga yang terbilang cukup mahal tesebut.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, mengatakan bahwa dari dua kabupaten itu memang Tana Toraja yang paling berpotensi.

Kelebihan lain sehingga memilih Toraja karena memiliki sejumlah tempat pariwisata yang sudah mendunia. Kondisi itu tentunya akan membuat atlet semakin tertantang.

"Memang ada alternatif di Pakkato namun belakangan ini ternyata ada kendala. Makanya kita fokuskan membangun venue pertandingannya di Toraja jika pada akhirnya mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah PON 2020," ujarnya.

Pelatih Paralayang Sulsel Supardi, sebelumnya memang telah merencanakan membangun arena paralayang di Sulsel. Sebab dengan adanya tempat latihan yang representatif akan membuat latihan tim paralayang bisa lebih diintensifkan.

Selain itu, katanya, dengan berlatih di Sulsel secara langsung akan mengurangi anggaran pembinaan. Menurut dia, pihaknya selama ini memang harus mengeluarkan biaya lebih banyak karena harus berangkat ke Puncak Bogor, Jawa Barat setiap persiapan tampil di Kejuaraan.

"Kita memang sedang fokus melakukan survey pada beberapa daerah yang dinilai potensial untuk cabang paralayang," ujarnya. FC Kuen
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar