
Dispora Makassar Sosialisasi Organisasi Kepemudaan

"Umumnya yang tergolong pemuda adalah mereka yang berumur antara 16 hingga 30 tahun, namun pemuda bukan hanya pada persoalan umur, tetapi semangat," tambahnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar bersama organisasi kepemudaan Kota Makassar menggelar sosialisasi Undang-undang Nomor 40 tahun 2011 tentang organisasi kepemudaan.
"Diakui pemuda memiliki aneka talenta yang dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan di daerah maupun nasional. Makanya, aspek kepemudaan ini dipandang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan," ujar Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, sosialisasi tentang kepemudaan harus terus digalakkan karena unsur pemuda akan menjadi generasi pelanjut bangsa setelah semua pemangku kepentingan telah menyelsaikan masa baktinya.
Diungkapkannya, bahwa melihat kondisi yang dihadapi saat ini, perlu adanya penegasan terkait eksistensi kepemudaan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2011, dimana pemuda dituntut untuk dapat memberikan terobosan yang dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dalam era globalisasi.
"Pemuda diharapkan mampu memberi inspirasi bagi para komponen masyarakat dalam rangka meningkatkan pembentukan karakter bangsa, sebagai kontribusi nyata dalam memajukan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Namun, Ilham memberikan penekanan jika pemuda tidak selalu mengacu pada usia yang berkisar pada angka belasan tahun, tetapi hingga pada usia 30 tahun pun masih tetap dikategorikan sebagai pemuda.
"Umumnya yang tergolong pemuda adalah mereka yang berumur antara 16 hingga 30 tahun, namun pemuda bukan hanya pada persoalan umur, tetapi semangat," tambahnya.
Keberadaan pemuda di tengah masyarakat diharapkan mampu merajut kembali empati sosial, sekaligus memperkokoh interaksi sosial yang mulai melemah.
Sehingga hasil akhir dari sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan pemuda yang dapat mengembangkan diri, profesionalisme, integritas dan solidaritas, dan membentuk kader-kader dengan jiwa kepemimpinan.
Hal serupa pun diungkapkan Kepala Bidang Kelembagaan Kepemudaan, Tibris Mustari, selaku panitia pelaksana yang mengungkapkan bahwa melalui sosialisasi ini diharapkan bukan hanya sebatas silaturrahmi, namun mampu meningkatkan kualitas para pemuda dan juga membentuk jiwa-jiwa kepemimpinan, dengan saling sharing antarsesama pemuda. FC Kuen
Pewarta : Oleh Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
