Logo Header Antaranews Makassar

Disnakeswan Sulsel imbau masyarakat teliti beli hewan kurban

Selasa, 4 Juni 2024 22:38 WIB
Image Print
Ilustrasi hewan kurban yang dijual saat menjelang dan sesudah Hari raya Idul Adha di Kota Makassar. Antara/ Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sulawesi Selatan Sriyanti Haruni mengingatkan, masyarakat Sulsel teliti membeli hewan kurban dan harus memastikan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

"Masyarakat harus berhati-hati membeli hewan kurban, dan memastikan memiliki SKKH, yang artinya sudah melalui pemeriksaan kesehatan hewan," kata Sriyanti di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, hewan kurban yang telah memiliki skkh itu menunjukkan sudah lolos tes dan dinyatakan sehat untuk dikonsumsi.

Berkaitan dengan hal tersebut ia meminta masyarakat lebih berhati-hati membeli hewan kurban, Karena tidak semua hewan kurban dapat dipantau oleh Disnakeswan Sulsel, mengingat keterbatasan jumlah SDM dan anggaran.

Selain melakukan imbauan kepada masyarakat, pihaknya juga meminta pada pemerintah kabupaten/kota mengaktifkan sosialisasi dan koordinasi dalam hal pengawasan hewan kurban dan mewaspadai penyakitnya.

Pemeriksaan dan pemantauan di jalur lalu lintas ternak juga harus diaktifkan dan mengidentifikasi tempat penjualan hewan kurban.

Pasalnya, kata Sriyanti, dari sisi kesehatan hewan kurban yang terdeteksi mengidap penyakit seperti diare, antraks hingga penyakit kulit dapat membahayakan manusia jika dikonsumsi.

Karena itu, lanjut dia, perlu mendeteksi hewan kurban yang dijual di pasaran umum atau di tempat penyembelihan di luar Rumah Potong Hewan (RPH) yang resmi dan selalu dipantau oleh pihak Disnakeswan setempat.

Ilustrasi ternak sapi di Kabupaten Maros yang dijadikan hewan kurban saat menjelang dan sesudah Hari raya Idul Adha. Antara/ Suriani Mappong



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026