Logo Header Antaranews Makassar

Pembangunan Keagamaan Sulbar Diminta Tidak Terpengaruh Korupsi

Jumat, 30 Mei 2014 07:46 WIB
Image Print
"Lanjutkan pembangunan keagamaan di Sulbar, jangan terpengaruh masalah dugaan korupsi haji di tingkat pusat," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Jumat.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat meminta agar pembangunan sektor keagamaan di provinsi itu tidak terpengaruh kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan haji di tingkat pusat.

"Lanjutkan pembangunan keagamaan di Sulbar, jangan terpengaruh masalah dugaan korupsi haji di tingkat pusat," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, dugaan korupsi dana haji yang melibatkan Mentri Agama Suryadharma Ali diserahkan kepada aparat penegak hukum, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikannya.

Menurut dia, pembangunan sektor keagamaan di Sulbar harus mengutamakan peningkatan nilai dan akhlak yang baik di masyarakat sehingga tercipta situasi keagamaan yang dapat mendukung suksesnya pembangunan secara keseluruhan.

"Jangan karena ada masalah di tingkat pusat, membuat daerah ini terpengaruh, justru kondisi itu harus menjadi evaluasi untuk berbuat yang terbaik bagi sektor keagamaan di Sulbar," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan keagamaan sangat penting, untuk menciptakan kerukunan di masyarakat, agar terlaksana pembangunan yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang lebih baik dan agar maju.

Menanggapi itu Kepala Kementrian Agama Provinsi Sulbar, Muhdin mengatakan, Kementrian Agama di Sulbar beserta jajarannya di tingkat Kecamatan dan Kabupaten akan berbuat yang terbaik untuk pembangunan sektor keagamaan.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026