
Basarnas Manokwari Hentikan Pencarian Nelayan Hilang

"Sesuai dengan ketentuan pencarian terhadap korban hilang hanya dilakukan selama tujuh hari," kata Kepala Operasi Basarnas Kabupaten Manokwari, Semuel Manutune di Manokwari, Senin.
Manokwari (ANTARA Sulsel) - Basarnas Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menghentikan pencarian terhadap La Lengko (40), nelayan yang dilaporkan hilang di perairan daerah itu.
"Sesuai dengan ketentuan pencarian terhadap korban hilang hanya dilakukan selama tujuh hari," kata Kepala Operasi Basarnas Kabupaten Manokwari, Semuel Manutune di Manokwari, Senin.
Dia mengatakan bahwa meskipun pencarian telah dihentikan, namun jika ada informasi terbaru dari keluarga korban tentang keberadaan korban Basarnas akan kembali beroperasi melakukan pencarian.
Ia mengakui ada informasi yang diperoleh dari masyarakat Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, bahwa ada sebuah perahu nelayan ditemukan di daerah itu.
"Kami sudah menghubungi masyarakat di Kabupaten Supiori guna mengecek kebenaran informasi itu, namun sampai sekarang belum ada kejelasan," ujarnya.
Semuel lebih jauh mengatakan, Basarnas Kabupaten Manokwari berkominukasi dengan Basarnas Kabupaten Biak, meminta bantuan mereka ke Supiori guna mengecek kebenaran informasi penemuan perahu itu jangan sampai perahu tersebut adalah perahu milik nelayan Manokwari yang hilang.
Basarnas Kabupaten Manokwari, katanya, masih menunggu informasi lebih lanjut dari Basarnas Kabupaten Biak danapabila benar masyarakat Supiori menemukan perahu korban, Basarnas Kabupaten Manokwari akan kembali menurunkan tim guna melakukan pencarian korban.
Dia mengakui bahwa Basarnas baru mendapat laporan dari keluarga korban pada hari keempat setelah korban dinyatakan hilang, sehingga pencarian dilakukan pada hari keempat dan berakhir pada hari ketujuh hanya tiga hari penjarian saja.
Selama tiga hari, lanjut Semuel, Basarnas Kabupaten Manokwari menurunkan dua tim dengan jumlah 10 personil guna melakukan pencarian korban. Satu tim lima personil melakukan pencarian di laut dan satu tim lima personil melakukan pencarian di darat sepanjang pesisir pantai daerah itu. R. Fahriza
Pewarta : Ernes B. Kakisina
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
