Logo Header Antaranews Makassar

Pendukung Amir Uskara "sandera" Suryadharma Ali

Sabtu, 27 September 2014 21:54 WIB
Image Print
Suryadharma Ali (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
"Kegiatan yang dilakukannya itu illegal tidak mempunyai kekuatan hukum karena SDA sudah dipecat. Jadi apapun yang dilakukannya itu illegal," ujarnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ratusan pendukung Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan Amir Uskara menyandera Suryadharma Ali (SDA) dalam kamar hotel.

Ratusan pendukung Amir Uskara yang dipecat beberapa waktu lalu oleh SDA itu memadati lobi lantai dua Hotel Singgasana Makassar, Sabtu.

Mereka berusaha mendobrak salah satu ruangan di lantai dua hotel itu untuk membubarkan pertemuan Suryadharma Ali, namun polisi membentuk barikade berlapis di depan ruangan untuk mengantisipasi massa.

Amir Uskara yang dihubungi terpisah menyatakan, semua kegiatan yang dilakukan oleh SDA dinilainya tidak memiliki kekuatan hukum karena sudah dipecat oleh partai.

"Kegiatan yang dilakukannya itu illegal tidak mempunyai kekuatan hukum karena SDA sudah dipecat. Jadi apapun yang dilakukannya itu illegal," ujarnya.

Meskipun demikian, dia mengaku tetap hormat kepada SDA dan akan tetap menerimanya kapan saja ketika berkunjung ke Sulawesi Selatan, asalkan kunjungannya atas nama pribadi dan bukan partai.

"Makanya kalau SDA datang ke Sulsel, khususnya di Kota Makassar secara pribadi kami terima. Tapi kalau datang dengan nama partai, maka itu ilegal atau tidak resmi karena statusnya sudah dipecat," jelasnya.

Selain dirinya yang dipecat, sejumlah DPW yang ketuanya dipecat adalah Jawa Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sekertaris DPW Bengkulu. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026