Gubernur Sulbar Dapat Penghargaan dari Panglima TNI

Pewarta : id gubernur sulbar, brevet tni, hut tni

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (empat kanan) berfoto bersama dengan Gubernur di Indonesia usai upacara Pembaretan dan Penyematan Brevet TNI kepada gubernur dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jatim, Senin (6/10) ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI, Panglima TNI Jenderal Moeldoko karena telah membantu TNI menjaga keamanan di wilayahnya.

"Penghargaan dari panglima TNI diberikan pada Upacara Pembaretan dan Penyematan Brevet TNI kepada Gubernur se-Indonesia, yang digelar di Dermaga Semampir, Markas Komando Armada Timur (Makoarmatim) TNI AL di Surabaya," kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar, Ibrahim di Mamuju, Senin.

Penghargaan itu diberikan juga dalam rangkaian memperingati hari ulang tahun (HUT) TNI ke-10, proses pelaksanaan pembaretan para gubernur tersebut didahului dengan "operasi militer" kepala daerah. Mereka harus melalui tiga operasi penting yakni operasi udara, darat dan laut.

Pada operasi udara, 29 pimpinan Gubernur se Indonesia yang hadir diterbangkan dengan helikopter dari Lanud AU Juanda menuju lapangan Ambalat Koarmatim.

Para gubernur diajak merasakan sensasi lintas udara ala prajurit sebenarnya. Saat tiba di lapangan Ambalat Koarmatin, "operasi militer" dilanjutkan latihan tembak sasaran sebanyak dua kali dengan masing-masing lima butir amunisi.

Proses terakhir yang harus dilewati yakni operasi senyap laut. Operasinya ini menggunakan perahu sekoci AL yang bertujuan melumpuhkan target "musuh".

Setelah semua proses dilalui maka pembaretan pun dilakukan yang didahului upacara militer yang dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Kepala Biro Humas Sulbar menyampaikan jika Gubernur Sulbar telah dianggap sebagai Gubernur yang mengkoordinasikan dan membantu TNI di wilayahnya menjaga kemanan dan keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI).

"Panglima TNI menagaskan gubernur merupakan mitra alat keamanan negara sehingga Gubernur kedepan dapat memimpin upacara militer di daerahnya masing masing,"

Panglima TNI kata dia, mengharapkan penyematan ini akan menjadi pengikat usaha TNI bersama pemerintah daerah dan para gubernur dalam membangun daerah serta menghadapi ancaman yang mengganggu kedaulatan NKRI maupun ancaman kebodohan dan kemiskinan.

Menurut dia panglima TNI telah meminta agar tugas pemberdayaan wilayah pertahanan baik darat, laut maupun udara, diarahkan untuk menunjang fungsi pertahanan dan keamanan serta mendukung pemerintah dalam penataan wilayah yang berorientasi untuk mencapai kesejahteraan dengan pendekatan nirmilter dan militer yang tepat. Adi Lazuardi
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar