Logo Header Antaranews Makassar

HUT TNI di Makassar Diwarnai Parade Alutsista

Selasa, 7 Oktober 2014 15:36 WIB
Image Print
"TNI selalu dihati rakyat dan tentunya pertahanan kita juga akan selalu bersama rakyat. Rakyat adalah kekuatan kami, makanya sejumlah alutsista dibutuhkan untuk melindungi kedaulatan negara dan rakyatnya," ujar Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana Brigjen

Makassar (ANTARA Sulsel) - Peringatan Hari Ulang Tahun ke 69 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makassar diwarnai dengan sejumlah atraksi yang menghibur diantaranya parade defile gabungan TNI, bela diri serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) jenis panzer dan lainnya.

"TNI selalu dihati rakyat dan tentunya pertahanan kita juga akan selalu bersama rakyat. Rakyat adalah kekuatan kami, makanya sejumlah alutsista dibutuhkan untuk melindungi kedaulatan negara dan rakyatnya," ujar Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana Brigjen TNI Rukman Ahmad didampingi para petinggi komando utama di Markas Lantamal VI Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, peringatan HUT TNI ini digelar secara serentak diseluruh Indonesia dimana HUT akbar dipusatkan di Markas Komando Armatim, Surabaya dengan dihadiri oleh para panglima komando utama (Pangkotama) serta Gubernur se Indonesia.

Bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan HUT ke 69 TNI di Makassar yakni Brigjen TNI Rukman Ahmad yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana.

Hadir dalam acara tersebut, selain wakil para Pangkotama juga Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu`mang, Ketua DPRD Sulsel HM Roem, Wali Kota Makssar Mohammad Ramdhan Pomanto, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo serta mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Usai upacara, digelar defile pasukan gabungan TNI mulai dari TNI AL, TNI AD diwakili oleh Brigade Infanteri Lintas Udara/Kostrad dan pasukan TNI AU serta Brimob.

Sedangkan beberapa alutsista yang dipamerkan yakni Panzer Anoa 6x6 produksi PT Pindad yang dilengkapi senjata granat asap. Selanjutnya, Panzer P 150 jenis APC buatan Amerika yang dilengkapi dengan senjata penangkis serangan udara dan Panzer P 150 jenis Canon yang dilengkapi senjata Canon dan senjata penangkis serangan udara.

Selain para defile dan berbagai macam alutsista yang dipamerkannya juga mendemonstrasikan aksi bela diri sesuai dengan fenomena yang terjadi dalam masyarakat seperti kekerasan jalanan oleh kawanan geng motor.

Kemudian ada atraksi bela diri dalam menumpas kejahatan internasional seperti teroris yang ingin menguasai sejumlah kapal perang TNI AL serta bela diri karate dalam memecahkan batako dan es balok.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang hadir pada HUT TNI itu kagum dan bangga terhadap TNI yang sudah membantu menjaga kedaualatan bangsa ini serta memberikan rasa aman dan nyaman di kota ini.

"Terima kasih buat TNI yang sudah menjaga kedaulatan bangsa ini dan tentu saja yang memberikan rasa aman bagi warga. Meskipun, beberapa waktu lalu kita dipusingkan dengan aksi kekerasan geng motor. Sekali lagi, terima kasih TNI dan Polri," katanya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026