Rektor UIM Presentasi Produk Pertanian di Moscow

id moskow, rektor uim, pertanian, andi majdah m zain

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM,) Andi Majdah M Zain mempresentasikan produk pertanian dalam negeri dalam forum "Investment Opportunites in Agribusiness of Horticulture" di Moscow.(FOTO/UIM Makassar)

"Produk yang diperkenalkan adalah produk untuk menambah kualitas dan cita rasa beras seperti menambah kandungan vitamin pada beras," kata Majdah dalam keterangan persnya di Makassar, Rabu.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Rektor Universitas Islam Makassar (UIM,) Andi Majdah M Zain menjadi delegasi Indonesia mempresentasikan produk pertanian dalam negeri dalam forum "Investment Opportunites in Agribusiness of Horticulture" di Moscow.

"Produk yang diperkenalkan adalah produk untuk menambah kualitas dan cita rasa beras seperti menambah kandungan vitamin pada beras," kata Majdah dalam keterangan persnya di Makassar, Rabu.

Dari hasil presentasi itu, lanjut dia, pihak investor meminta kemudahan investasi, kesiapan lahan untuk pabrik, dan meminta membina petaninya yang rata-rata memiliki lahan sempit.

Dia mengatakan, yang diperkenalkan itu di salah satu negara Eropa kebetulan adalah hasil penelitiannya yang lolos untuk MP3I itu tentang Peningkatan Daya Saing Beras dengan Pendekatan Kelompok Tani, sehingga hal tersebut dapat diwujudkan bersama, demi kemajuan pertanian dan nasib para petani di Indonesia.

Sementara itu, Sulsel di Indonesia merupakan salah satu daerah penyanggah pangan nasional dengan produksi sekitar 3,5 juta ton beras per tahun.

Dari jumlah produksi itu, terdapat surplus sekitar 2,5 juta ton beras, sehingga menjadi produk cadangan untuk program mobilitas nasional (Mobnas), khususnya untuk membantu korban bencana alam ataupun daerah yang kekurangan persediaan beras.

"Karena itu menjadi delegasi Indonesia di luar negeri merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya," ujarnya.

Dia mengatakan, kesempatan emas itu tentu tidak disia-siakan untuk memperkenalkan produk unggulan Sulsel guna menarik investor. FC Kuen
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar