
Pemkot Makassar tingkatkan cakupan RTH melalui revitalisasi taman

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus berupaya dan fokus meningkatkan cakupan Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui revitalisasi taman tematik dan pemanfaatan lahan kosong serta penanaman pohon, dan pelibatan pihak swasta melalui program CSR.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Senin, mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi adalah ruang terbuka hijau di Kota Makassar yang masih jauh dari target ideal.
Berdasarkan data pada tahun 2024, kata dia, tercatat masih sebanyak 12,42 persen dari target 30 persen RTH yang terdiri dari 20 persen RTH dikelola pemerintah dan 10 persen RTH lainnya dikelola masyarakat.
Munafri menguraikan tentang pembangunan berkelanjutan Kota Makassar hingga strategi dan tantangan yang dihadapi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
"Dari beberapa tantangan dan strategi yang kami lakukan. Secara umum tantangan yang dihadapi adalah krisis iklim hingga ketimpangan sosial dan digital," ujarnya saat menjadi pembicara pada konferensi internasional bertajuk “The 16th International Academic Consortium for Sustainable Cities (IACSC) Conference" di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
"Namun setiap tantangan yang kami hadapi, upaya strategis terus dilakukan. Misalnya saja dengan kolaborasi lintas sektor dan fokus pada dampak nyata,” sambung Munafri.
Selain Wali Kota Makassar, konferensi internasional itu juga menghadirkan berbagai pembicara lintas negara antara lain Prof Sumbangan Baja (Sekretaris Unhas) dan Dr Le Than Hoa (Vietnam National University).
Selanjutnya Dr Eng Irwan Ridwan Rahim (Unhas), Prof Sukri Palutturi (Unhas), serta Dr Fernando B. Garcia JR (University of The Philippines).
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
