
Voluntrip Muzakki YBM PLN salurkan bantuan pendidikan di Bulukumba

Makassar (ANTARA) - Voluntrip Muzakki Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyalurkan program bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Ketua YBM PLN UID Sulselrabar Rachmat Nur melalui keterangan tertulisnya di Makassar, Kamis menegaskan kegiatan ini adalah bentuk nyata dari keberkahan zakat yang dikelola secara kolektif dan bertanggung jawab.
“Voluntrip Muzakki ini adalah upaya kami membawa para muzzaki melihat langsung manfaat dari zakat yang mereka tunaikan. Ini bukan hanya program sosial, tapi juga edukasi, syiar, dan bentuk pertanggungjawaban kepada para pegawai PLN yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya untuk disalurkan kepada yang berhak,” ujarnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta relawan dan pengurus YBM unit se-Sulselrabar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, YBM PLN UID Sulselrabar membagikan 100 paket peralatan sekolah kepada siswa-siswi kurang mampu di SDN 315 Kahayya dan SMPN Satap 13 Bulukumba.
Bantuan serupa juga disalurkan kepada 57 siswa di SDN 170 Liukang Loe. Paket berisi tas, buku tulis, alat tulis, hingga perlengkapan belajar lain, sehingga diharapkan dapat meringankan beban orang tua serta memotivasi anak-anak agar lebih semangat belajar.
Selain itu, tim YBM PLN UID Sulselrabar juga mengunjungi Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Athaya, yang menjadi rumah bagi 160 santri.
Dalam kesempatan itu, YBM PLN menyalurkan bantuan sembako untuk kebutuhan harian pesantren, melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, serta menghadirkan program Solidarity Food Truck yaitu dengan berbagi gizi berupa pemberian susu, makanan sehat, dan vitamin untuk menunjang kebutuhan para santri.
Para relawan juga melaksanakan kegiatan Muzakki Mengajar, yaitu mengajar dan berbagi inspirasi kepada para santri mengenai semangat belajar, wawasan umum, serta motivasi untuk terus berprestasi.
Ustadz Kaherul Anam selaku pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Athaya, mengapresiasiasi langkah PLN dalam memberikan bantuan.
"Kami sangat bersyukur atas kepedulian YBM PLN UID Sulselrabar. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para santri kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT," ujarnya.
Selain bantuan pendidikan, Voluntrip Muzakki juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi dan kesehatan masyarakat Pulau Liukang Loe.
Bersama Bidan Cahaya, tim Voluntrip memberikan makanan tambahan untuk balita, untuk mendukung perbaikan gizi anak-anak di daerah tersebut.
Lebih lanjut, YBM PLN UID Sulselrabar memberikan pelatihan inovasi produk pangan kepada masyarakat.
Dalam pelatihan ini, warga diajarkan cara mengolah daun kelor menjadi produk ekonomis seperti teh dan puding. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat.
Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar sekaligus sebagai Pembina YBM PLN UID Sulselrabar Edyansyah menyampaikan bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan kelistrikan, namun juga sebagai perusahaaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.
“Setiap bulan, zakat sebesar 2,5 persen dipotong dari gaji pegawai Muslim PLN dan disalurkan melalui YBM. Kami melihat sendiri bagaimana dana ini bisa menjangkau wilayah-wilayah yang mungkin selama ini luput dari perhatian," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kata dia, pihaknya ingin menunjukkan bahwa PLN juga berperan aktif dalam membangun masyarakat melalui jalur sosial-keagamaan.

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
