Pengangkutan Logistik Prajurit Pedalaman Papua Terkendala Transportasi

id pengangkutan logistik prajurit pedalaman papua, komandan yonif 754 eme neme kangasi

"Kadang pangangkutan logistik ke pedalaman Papua terhambat sampai dua bulan
Timika (ANTARA Sulsel) - Pengangkutan logistik untuk bekal para prajurit yang bertugas di wilayah pedalaman Papua sering terkendala karena keterbatasan sarana transportasi udara di wilayah itu.

Komandan Yonif 754 Eme Neme Kangasi Mayor Inf J Simatupang di Timika, Minggu mengatakan anggotanya kini melaksanakan tugas operasi pada delapan daerah rawan dimana lima diantaranya berada di wilayah pegunungan yang hanya bisa dijangkau dengan sarana transportasi udara melalui helikopter atau pesawat terbang berbadan kecil.

Distribusi logistik para prajurit TNI yang bertugas di wilayah pedalaman Papua itu selama ini didukung oleh Helikopter Bolko milik TNI.

Namun lantaran kapasitasnya cukup kecil maka pengangkutan logistik untuk mendukung tugas operasi para prajurit di pedalaman Papua sering terhambat.

"Kadang pangangkutan logistik ke pedalaman Papua terhambat sampai dua bulan karena daya angkut Heli Bolko sangat terbatas," jelas Simatupang.

Kondisi itu, katanya, telah dilaporkan ke Panglima TNI Jenderal Moeldoko saat menggelar tatap muka dengan para prajurit TNI se garnizun Timika bertempat di Lapangan Mako Lanud Timika, Senin (29/12).

Saat memberikan pengarahan kepada para prajurit TNI se garnizun Timika, pekan lalu, Panglima TNI Moeldoko meminta para prajurit TNI menegakkan disiplin mengingat saat ini ada kencenderungan semakin menurunnya disiplin di tingkat prajurit TNI.

Orang nomor satu di jajaran TNI itu juga mengingatkan para prajuritnya agar berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan bermotor lantaran dewasa ini kasus kecelakaan sepeda motor sangat tinggi.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Moeldoko menegaskan kembali kebijakannya selaku Panglima TNI soal interoperability yaitu adanya kesatupaduan operasi darat, laut dan udara untuk menekan ego masing-masing satuan dan matra.

Jenderal Moeldoko juga menekankan pentingnya penguatan unsur intelijen mengingat akhir-akhir ini intelijen Indonesia semakin lemah.

Hal lain yang ditekankan oleh Panglima TNI yaitu meminta para prajurit TNI di daerah agar memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk percepatan pembangunan di daerah.

"Kita harus memberikan dukungan sepenuhnya, seberapapun kekuatan itu diminta kita akan berikan. Seluruh unsur yang ada di daerah saya perintahkan untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada masyarakat, kepada pemerintah daerah agar pembangunan bisa dilaksanakan dengan cepat yang pada akhirnya masyarakat segera dapat menikmati kesejahteraan," kata Jendeal Moeldoko. E.S. Syafei
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar