Logo Header Antaranews Makassar

Puluhan shelter warga diedukasi soal penguatan korban KDRT

Rabu, 29 Oktober 2025 15:33 WIB
Image Print
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar menggelar pelatihan kepada pengurus shelter warga yang baru terbentuk di kelurahan-kelurahan agar berkontribusi dalam pemberdayaan para korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun anak di Makassar, Rabu (29/10/2025). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Sulawesi Selatan memberikan edukasi kepada puluhan shelter warga yang baru terbentuk untuk berkontribusi dalam penguatan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DP3A Makassar Nanin Sudiar di Makassar, Rabu, mengatakan kegiatan itu berupaya meningkatkan kualitas lembaga penyedia layanan keluarga, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kota Makassar.

"Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan lembaga penyedia layanan keluarga. Kami berharap selter baru yang terbentuk juga bisa terlibat aktif dalam pendampingan warga korban KDRT," ujarnya.

Nanin Sudiar menuturkan shelter warga yang baru terbentuk di beberapa kelurahan diberikan pendampingan, karena nantinya sumber daya dari shelter warga akan banyak bersentuhan dengan masyarakat.

"Maka dari itu, kita berikan edukasi bagaimana dia menghadapi masalah-masalah perempuan dan anak yang ada di wilayahnya. Mereka itu garda terdepan kami,” katanya.

Nanin Sudiar berharap kegiatan dapat menjadi wadah bagi lembaga penyedia layanan keluarga untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam meningkatkan kualitas layanan keluarga.

Dengan demikian, kata dia, lembaga penyedia layanan keluarga dapat lebih efektif dalam menjalankan program-programnya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

DP3A Kota Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan program-programnya guna mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga di Kota Makassar.

Sementara itu, Konselor Hukum UPTD PPA Kota Makassar Zulhajar mengungkapkan kehadiran shelter warga ini selain sebagai garda terdepan mereka, juga berfungsi sebagai pencegahan.

Shelter warga ke depannya juga akan lebih banyak berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) DP3A Makassar.

“Jadi, hari ini kita beri materi awal, yaitu KDRT. Kita bahas bagaimana penanganan, bagaimana mengenali korban KDRT. Karena shelter warga bertugas di awal menangani wilayahnya dan selanjutnya berkoordinasi kepada kami di UPTD PPA DP3A,” ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026