Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar memperkuat stabilitas keamanan di wilayah utara kota Makassar untuk mencegah berulangnya kasus tawuran antarwarga.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Sabtu, mengatakan, pentingnya keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai pondasi utama terciptanya kehidupan masyarakat yang bahagia, produktif, dan harmonis.
"Keamanan bukan sekadar tanggung jawab aparat, tetapi merupakan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, lingkungan yang aman juga meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera yang bisa menimbulkan dampak serius, baik bagi kesehatan maupun keselamatan warga.
Karena itu, Munafri meminta warga agar menjaga stabilitas keamanan khususnya di lima kecamatan, yakni Tallo, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, dan Ujung Pandang.
Munafri secara tegas menyikapi insiden tawuran kelompok yang sempat terjadi di wilayah utara Kota Makassar. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai peringatan penting bagi semua pihak agar tidak bersikap pasif, tetapi mengambil langkah nyata menjaga ketertiban wilayah masing-masing.
"Khususnya di wilayah Tallo. Perang kelompok menimbulkan kegusaran bagi keamanan, jadi kita tidak boleh pasif atau pasrah," kata dia.
Ia menambahkan, kolaborasi Pemkot dan aparat serta masyarakat harus lebih aktif terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan lokasi konflik.
" Penting membangun komunikasi yang baik, mulai dari rumah tangga, RT, RW, kelurahan hingga kecamatan agar situasi tetap terkendali," imbuhnya.
Wali Kota Makassar itu menekankan, bahwa keterlibatan masyarakat sangat krusial dalam menjaga keamanan.
Munafri juga mengingatkan bahwa perang kelompok bukan hanya persoalan kriminalitas, melainkan masalah sosial yang perlu diselesaikan melalui pendekatan kolaboratif dan humanis.
"Persoalan perang kelompok ini sangat serius. Karena itu, seluruh elemen, pemerintah kota, TNI-Polri, serta aparat terkait, harus bersinergi dengan daya dobrak luar biasa untuk menghilangkan ancaman ini," ujarnya tegas.

