Makassar (ANTARA) - Berbagai acara meriah menyambut dan memperingati hari jadi ke-418 Kota Makassar. Mulai dari jalan sehat, pameran seni dan budaya hingga teknologi memeriahkan HUT Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan yang diperingati setiap 9 November tapi gaungnya berlangsung sebulan penuh.
Berbagai langkah dan upaya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Daeng ini. Pembangunan terlihat di mana-mana, kemacetan lalu lintas terjadi di berbagai perempatan. Itu semua menunjukkan perekonomian terus bergerak.
Namun di balik hiruk pikuk itu seolah ada yang terlupa di sudut sempit di bagian utara, tepatnya di sebuah lokasi di Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Tawuran, bentrok perang kecil yang telah terjadi sejak tahun 1990-an sampai saat ini masih saja terjadi di situ.
Puncaknya beberapa hari lalu, dua orang tewas menjadi korban bentrok di kota yang sudah berusia empat abad ini, kota yang sudah sangat matang. Belasan rumah dan sepeda motor juga dibakar pelaku tawuran.
Pemerintah dan aparat ke mana? Sebenarnya mereka sudah ada, tapi bisa saja keberadaannya tidak dirasakan atau justru diabaikan. Perang kecil masih saja berlanjut dan cenderung makin panas.
Pemkot Makassar bahkan Pemprov Sulawesi Selatan telah berkoordinasi dengan TNI AD dan kepolisian setempat untuk menghentikan bentrok yang sudah mendarah daging itu. Lokasi bentrok pun sebenarnya di situ-situ saja yakni di kawasan TPU Beroangin.
Di balik kemeriahan pesta HUT Makassar ini seharusnya warga yang kerap bertawur atau rentan menjadi korban harus menjadi perhatian khusus, supaya tidak ada korban jiwa lagi.
Beberapa solusi yang ditawarkan untuk menghentikan bentrokan di Kecamatan Tallo tersebut antara lain memperkuat sistem pengamanan misalnya dengan mendirikan pos polisi, menciptakan lapangan kerja khusus untuk warga setempat, serta secara rutin membuat pertemuan warga dengan menghadirkan tokoh agama maupun tokoh masyarakat.
Jika cara-cara itu belum bisa berhasil, bisa saja keseriusan kita dalam menghentikan tawuran tidak maksimal atau doa kita belum menembus langit.
Jangan sampai TPU Beroangin semakin luas dengan bertambahnya penghuni baru dari korban tawuran yang masih berusia produktif. Selamat HUT-418 Kota Makassar. Semoga selalu menjadi inspirasi untuk kebaikan, bukan tawuran.
Baca juga: Pemkot Makassar bangun rumah warga korban bentrok
Baca juga: Dua tewas saat tawuran, Pemkot Makassar dan TNI/Polri serukan perdamaian di utara kota

