Gowa (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memberikan berbagai bantuan dan membedah rumah yang tidak layak huni dari keluarga miskin ekstrem (KME) di Kecamatan Bajeng Barat dan Bontonompo Selatan.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di Gowa, Kamis, mengatakan, bantuan kepada keluarga miskin ekstrem bagian dari programnya untuk menekan dan menghilangkan status miskin ekstrem di wilayahnya.
"Hari ini kita kembali mengunjungi masyarakat kita. Setelah melihat kondisi lapangan, pemerintah bersama Baznas akan memberikan bantuan rumah layak huni kepada Bapak Gassing Daeng Leo dan Baco Daeng Maling,” ujarnya.
Dalam kunjungannya itu, tiga KME yang dikunjunginya yakni Gassing Daeng Leo dan Sangkala Jowa di Kecamatan Bajeng Barat, serta Baco Daeng Maling di Kecamatan Bontonompo Selatan.
Bupati juga memberikan sejumlah bantuan, mulai dari sembako, peralatan dapur, modal usaha, etalase warung, hingga bantuan ternak serta memastikan pelayanan kesehatan terus dipantau oleh Puskesmas dan pendampingan pendidikan bagi anak.
“Kami akan terus melakukan intervensi kepada masyarakat kita agar target dal menekan angka miskin ekstrem di Gowa bisa segera terwujud,” katanya.
Pada kesempatan itu, bupati juga mengecek hasil bantuan bedah rumah Keluarga Sangkala Jowa sekaligus kembali memberikan bantuan sembako hasil kerja sama ASN dengan Baznas.
Salah satu penerima bantuan Nurinah (anak dari Gassing Daeng Leo) mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah yang diberikan kepada keluarganya.
“Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata apa-apa selain bersyukur dan berterima kasih. Bantuan yang diberikan sangat banyak dan insyaallah sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga,” ungkapnya.
Hal yang sama diungkapkan Baco Daeng Maling. Menurutnya bantuan layak huni dan ternak bebek yang akan diberikan pemerintah sangat bermanfaat bagi dirinya.
“Alhamdulillah sehari-hari saya hanya menjual jala ikan, sehingga bantuan dari pemerintah bermakna sekali untuk kami,” jelasnya.

