Logo Header Antaranews Makassar

Kominfo Sulbar ajak insan pers tingkatkan literasi digital

Senin, 9 Februari 2026 19:16 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kominfo Sulbar Muhammad Ridwan Djafar. (ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provinsi Sulbar mengajak insan pers untuk bersama pemerintah dalam meningkatkan literasi digital untuk kemajuan teknologi dan informasi.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulbar Muhammad Ridwan Djafar di Mamuju, Senin, mengatakan, kecerdasan buatan semakin lihai meniru nalar manusia Sulbar sehinga publik tidak boleh dibiarkan belajar sendiri di tengah rimba digital.

Ia mengatakan, pada era Inteligensi Artifisial (IA) yang makin pintar, peran pers harus semakin menentukan arah kesadaran masyarakat.

Sehingga ia mengajak kepada insan pers di Sulbar agar menjadikan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, untuk bersama-sama pemerintah dalam mengedukasi publik menyikapi perkembangan teknologi serta kecepatan arus informasi.

"Teknologi yang tidak dibarengi literasi publik justru berpotensi menciptakan kebingungan massal di tengah arus informasi, sehingga resiko disinformasi harus dikawal dengan etika dan edukasi yang memadai.

Menurut dia pers memiliki peran strategis sebagai pendidik, bukan sekadar penyampai kabar, dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang IA

Ia mengatakan, masyarakat Sulbar telah berhadapan dengan limpahan konten digital, baik melalui berita, opini, hingga visual buatan IA yang kerap sulit dibedakan antara fakta, sehingga manipulasi untuk kepentingan tertentu.

"Tanpa pendampingan informasi yang benar, publik rentan menjadi korban algoritma, sehingga edukasi informasi dinilai sebagai fondasi penting agar layanan digital pemerintah dipahami dan dimanfaatkan warga,"

Ia juga menekankan bahwa penggunaan AI tidak boleh menggantikan peran jurnalis sebagai penjaga nurani publik dan IA harus diposisikan sebagai alat bantu, sementara tanggung jawab etika, verifikasi, dan dampak sosial tetap berada di tangan manusia.

Ia berharap, kolaborasi lebih erat dengan media mampu memperkuat literasi digital, dan Pers yang mengedukasi publik adalah benteng pertama menghadapi kekacauan informasi di era AI.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026