Logo Header Antaranews Makassar

Tujuh pelaku terlibat tawuran antarkelompok di Makassar diringkus

Selasa, 10 Februari 2026 16:45 WIB
Image Print
Arsip foto - Polisi mengamankan sejumlah pelajar ikut tawuran. ANTARA/Yogi Rachman.

Makassar (ANTARA) - Aparat kepolisian menangkap tujuh orang pelaku yang terlibat tawuran antarkelompok dengan barang bukti senjata tajam di Jalan Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar..

"Para terduga pelaku remaja ini saling serang dengan batu serta busur anak panah. Ini (pemicu) sepertinya dendam lama," kata Kapolsek Makassar Kompol Mustari saat dikonfirmasi, Selasa.

Enam pelaku tawuran tersebut masing-masing inisial IS (16), WA (15), ED (17) MI (13), RR (19), dan AL (15) serta AR kini sudah diamankan di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik usai ditangkap dini hari tadi.

Barang bukti yang diamankan polisi yakni satu buah anak panah beserta busur, serta satu senapan mainan yang digunakan para pelakunya. Tawuran itu sempat direkam video lalu viral di media sosial.

Dari pengakuan pelaku usai diinterogasi, mereka ikut tawuran setelah menerima ajakan rekannya inisial AR yang berdomisili di Jalan Lure untuk ikut membantu menyerang kelompok pemuda di Jalan Maccini Gusung karena persoalan lama.

"Menurut pengakuan para terduga ini, pihak yang kerap memicu berbuat onar itu berasal dari Lorong Koslet, di wilayah Jalan Maccini Gusung," katanya.

Baca juga: Tawuran di Makassar akibatkan satu orang tewas

Penangkapan tersebut setelah polisi menerima laporan ada tawuran antarpemuda. Setibanya di lokasi anggota langsung membubarkan dua kelompok itu dan menangkap tujuh orang.

Dari video viral terlihat keduanya saling serang dengan batu serta balok kayu, bahkan menjadikan seng sebagai pelindung, seseorang lainnya menarik busur untuk melepaskan anak panah setelah membidik lawannya.

Sedangkan satu orang lainnya membawa senapan untuk menakuti lawannya. Belakangan diketahui, senjata senapan tersebut hanya plastik mainan yang digunakan mengancam lawannya.

"Itu dipakai hanya gertak-gertak (lawannya), senjata mainan itu, senjata plastik. Mereka ini mulai kreatif menggertak-gertak (pakai senjata mainan). Tapi tetap diwaspadai jangan sampai itu senjata rakitan, tapi ternyata bukan," tuturnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026