Logo Header Antaranews Makassar

Kodaeral VI Makassar sosialisasi keselamatan berlayar kepada nelayan Paotere

Rabu, 11 Februari 2026 17:35 WIB
Image Print
Para personel Kodaeral VI Makassar menggelar sosialisasi keselamatan berlayar kepada para nelayan usai insiden kecelakaan kapal nelayan beberapa waktu lalu yang mengalami ledakan mesin di Perairan Makassar, Rabu (11/2/2026). ANTARA/HO-Penerangan Kodaeral VI

Makassar (ANTARA) - Komando Daerah Militer Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar menggelar sosialisasi keselamatan berlayar kepada para nelayan di Pelabuhan Paotere setelah terjadi kecelakaan kapal nelayan, beberapa waktu lalu.

Asisten Teritorial (Aster) Kodaeral VI Makassar Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, menyampaikan kejadian ledakan mesin kapal nelayan beberapa waktu lalu itu menjadi duka mendalam karena hal itu tidak seharusnya terjadi.

"Kita ingin mengubah duka menjadi disiplin laut bagi nelayan Paotere adalah sumber kehidupan, namun realitas pahit seringkali membayangi. Belajar dari duka mendalam akibat tragedi ledakan kapal yang baru-baru ini terjadi, kita ingin memutus rantai kecelakaan yang dipicu oleh kelalaian teknis," ujarnya.

Ia menjelaskan data lapangan menunjukkan mayoritas petaka di tengah samudra bersumber dari faktor internal kapal, seperti kebocoran bahan bakar, korsleting instalasi listrik, dan kelalaian berupa merokok di area mesin.

"TNI AL hadir bukan sekadar sebagai penjaga kedaulatan, tapi sebagai saudara bagi para nelayan. Kami ingin memastikan setiap nelayan yang berangkat melaut di subuh hari, dapat kembali memeluk keluarganya di petang hari tanpa kurang satu apa pun," katanya.

Berbeda dengan sosialisasi formal, personel TNI AL terjun langsung ke atas kapal-kapal kayu milik nelayan dalam kegiatan itu. Dengan pendekatan humanis, para prajurit memberikan edukasi teknis krusial yang meliputi manajemen BBM yaitu prosedur penyimpanan jerigen yang aman dan tertutup rapat.

Selain itu, audit kelistrikan yaitu pengecekan selang mesin dan instalasi kabel untuk mencegah percikan api, disiplin di kapal, yaitu larangan keras merokok di area sensitif, dan pentingnya ventilasi ruang mesin, prosedur darurat yaitu simulasi cepat penggunaan alat keselamatan dan pelampung.

Sosialisasi ini disambut hangat dan antusias para nelayan di Pelabuhan Paotere.

"Kami berterima kasih kepada TNI AL. Sekarang kami sadar, disiplin memeriksa mesin dan BBM bukan sekadar aturan, tapi bentuk cinta kami untuk keluarga di rumah," ujar salah seorang nelayan, Kahar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026