
PKB Sulawesi Selatan buka ruang aktivis dan milenial berpolitik santun

Makassar (ANTARA) - Dewan Perwakilan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan membuka ruang bagi aktivis, milenial atau siapa saja untuk menjadi bagian institusi itu dengan berpolitik secara santun.
"Kami terbuka. Silahkan mendaftar. Ini demi berjuang mengembalikan muruah partai politik yang nilainya semakin tergerus di mata publik," kata Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Menurutnya, sejauh ini publik menilai parpol sudah mulai bergeser dari nilai-nilai perjuangan untuk kesejahteraan rakyat.
Oleh karena itu, lanjutnya, sebagai partai yang konsisten memperjuangkan itu, pihaknya mengundang semua kalangan bergabung melakukan perubahan pada Pemilu 2029.
Saat ini, kata mantan calon Wakil Gubernur Sulsel itu, pihaknya sedang membangun penguatan dan penataan struktur di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) 24 kabupaten kota dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan untuk persiapan verifikasi parpol 2026.
Begitupun proses rekrutmen bakal calon Ketua DPC Kabupaten/Kota, kata Azhar, segera dibuka dan telah dibentuk Tim 5 yang melaksanakan kerja-kerja penjaringan pada beberapa zona sekaligus melakukan konsolidasi. Tugas tim 5 akan memetakan bakal calon ketua melalui beberapa indikatornya.
"Sama seperti seleksi Ketua DPW PKB, ada uji kompetensi dan kepatutan atau UKK. Ada psikotes dan lainnya. Setelah proses seleksi dan terjaring kandidat, dilaksanakan pleno. Tim 5 yang akan melaporkan ke Jakarta. Hasilnya, itu di luar kewenangan kita," katanya Anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024 ini.
Selanjutnya, nama-nama yang terpilih mengikuti UKK pertama. Hasil itu akan dilanjutkan ke proses UKK kedua. Seleksinya terbuka, siapa pun bisa mendaftar, aktivis, anak muda milenial, tokoh dan lainnya.
"Kami berharap yang terpilih nanti memiliki kapasitas, loyalitas dan integritas dan usianya masih muda, sekitar 30-an ke atas," katanya.
Koordinator Tim 5 Syamsu Rizal menambahkan, Tim 5 mulai bekerja 28 Maret-20 April 2026 untuk menjaring bakal calon ketua DPC kabupaten kota se-Sulsel. Tugasnya mengindetifikasi calon ketua dan pengurus PKB.
"Tim 5 nantinya bekerja dengan pembagian wilayah enam zona. Finalisasi, nanti DPP memutuskan. Kami bertugas menyerap siapa saja yang ingin mendaftar ketua maupun pengurus. Mekanisme sama dengan ketua wilayah Sulsel," kata Anggota DPR RI itu menegaskan.
Juru Bicara PKB Wawan Mattaliu menambahkan, dalam proses ini Ketua PKB wilayah maupun sekretaris dilarang terlibat dalam menentukan kandidat. Semua dikerjakan Tim 5 secara profesional tanpa intervensi.
"Kami siap menghubungi, atau dihubungi siapa saja yang berminat maupun datang di kantor PKB. Sebab, kantor selalu terbuka bagi siapa saja, termasuk itu aktivis dan akan dijadikan rumah bersama. Karena kita ketahui bersama PKB memiliki banyak kader aktivis. Kita mendorong orang-orang memiliki kompetensi karena itu lebih dari cukup," ucap mantan aktivis serta Anggota DPRD Sulsel ini.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
