Logo Header Antaranews Makassar

Dinsos Sulbar pastikan adanya stok penyangga logistik bencana

Sabtu, 21 Februari 2026 03:29 WIB
Image Print
Petugas Dinas Sosial P3A Provinsi Sulbar bersama Tagana melakukan pengecekan stok penyangga logistik bencana di Gudang Logistik Bencana Provinsi Sulbar, di Mamuju, Jumat (20/2/2-026). ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengecekan stok penyangga logistik penanganan bencana di Gudang Logistik Bencana Provinsi Sulbar guna memastikan ketersediaan.

"Setelah kami melakukan pengecekan langsung di Gudang Logistik Bencana Provinsi Sulbar, kami pastikan stok penyangga atau pengaman logistik bencana, aman, dan tersedia," kata Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Sulbar Darmawati di Mamuju, Jumat.

Pada pengecekan itu, ia didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial P3A Surdin serta sejumlah personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Kegiatan tersebut, kata dia, sebagai langkah memastikan kesiapan logistik dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Sulbar.

Pengecekan difokuskan pada pendataan jumlah serta jenis barang yang tersedia di gudang, mulai dari kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, selimut, tenda, perlengkapan keluarga, hingga kebutuhan khusus lainnya.

"Pengecekan ini untuk mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar, terkait pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial," ujar Darmawati.

Ia menegaskan pengecekan rutin itu penting dilakukan guna mengetahui secara pasti kondisi stok sekaligus memastikan tidak ada kekurangan atau kerusakan barang.

Dia menjelaskan stok penyangga logistik bencana yang memadai menjadi salah satu kunci utama mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

"Melalui pengecekan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh logistik dalam kondisi siap salur, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Sehingga ketika bencana terjadi, bantuan dapat segera didistribusikan kepada korban tanpa hambatan," katanya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3A Surdin menyampaikan bahwa pihaknya juga melakukan pencatatan dan pembaruan data stok sebagai bagian dari sistem pengelolaan logistik yang tertib dan akuntabel.

Personel Tagana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, katanya, juga dilibatkan memastikan kesiapan teknis distribusi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pemeriksaan itu, kata dia, sekaligus menjadi bentuk komitmen Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap risiko bencana.

"Dengan adanya buffer stock (stok penyangga) yang terkelola dengan baik, diharapkan penanganan darurat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif, sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak," kata Surdin.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026