Logo Header Antaranews Makassar

Perkuat ekonomi, Pemkot Makassar beri ruang untuk UMKM di Festival Mulia Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 15:31 WIB
Image Print
Pembukaan Festival Mulia Ramadhan 2026 oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham di pelataran Masjid Amirul Mukminin di Makassar, Rabu (18/02/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan ruang untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk memperkuat ekonomi melalui Festival Mulia Ramadhan 1447 H.

Sebanyak 18 jenama kuliner dan lima perusahaan ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus Masjid Amirul Mukminin Pantai Losari. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadhan 1447 H di pelataran Masjid Terapung Kota Makassar.

"Dengan hadirnya festival ini memberikan ruang kepada saudara-saudara kita UMKM untuk bergabung dan bersama-sama dengan pengurus masjid dan seluruh warga Makassar untuk memeriahkan Festival Amaliah Ramadhan ini," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai membuka langsung Festival Mulia Ramadhan 1447 H di Makassar, Rabu.

Munafri menyampaikan bahwa pelaksanaan festival di pelataran Masjid Amirul Mukminin di kawasan Pantai Losari diharapkan membantu UMKM untuk berkembang sekaligus memeriahkan suasana Ramadhan di Kota Makassar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan festival tersebut sebagai lokasi ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Beragam kegiatan religius dan lomba digelar untuk menyemarakkan Ramadhan 1447 H.

Munafri mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam festival ini. Menurut dia, banyak pelaku usaha kecil di Makassar yang membutuhkan sentuhan dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas usahanya.

"Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak sekali UMKM hari ini di Kota Makassar yang butuh disentuh oleh pemerintah untuk ditingkatkan kemampuan usahanya," jelasnya.

Festival Mulia Ramadhan 1447 H di Masjid Terapung Losari diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Kota Makassar selama bulan suci Ramadhan.

Ia berharap kekompakan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah menjadi tameng dalam menghadapi berbagai dinamika.

"Karena hanya dengan kekompakan, persoalan-persoalan yang datang di Kota Makassar bisa diselesaikan bersama," katanya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bulan suci Ramadhan bukan sekadar momentum ibadah secara pribadi, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

"Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan dan semangat berbagi," ujarnya.

Aliyah menilai kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Terapung Losari tersebut tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang positif.

Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan partisipasi pelaku UMKM dinilai mampu menghadirkan nuansa Ramadhan yang lebih semarak dan inklusif.

Ia berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, sekaligus menjadi agenda yang memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026