Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar kerahkan personel atasi banjir di jalan nasional

Minggu, 22 Februari 2026 10:16 WIB
Image Print
Tim Satgas Drainase saat membuka sumbatan-sumbatan dalam menangani genangan air di jalan nasional saat hujan deras melanda Kota Makassar sejak Sabtu (21/2/2026). ANTARA/HO-Dinas PU Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan 40 personel Satuan Tugas (Satgas) Drainase untuk mengatasi banjir di sejumlah ruas jalan nasional akibat hujan deras.

Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir di Makassar, Minggu, menjelaskan sebanyak 40 personel diturunkan dalam penanganan banjir di Jalan AP Pettarani.

"Total ada 40 personel yang kami turunkan, terbagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok bergerak menyisir saluran drainase dan titik genangan," ujarnya

Puluhan personel tersebut dibagi menjadi dua kelompok kerja agar proses pembersihan dan penguraian banjir dapat dilakukan secara maksimal dan terfokus di beberapa titik strategis.

Ia mengatakan hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Sabtu (21/2) siang hingga malam hari kembali menguji ketahanan sejumlah titik rawan banjir. Pada beberapa ruas jalan utama, air sempat meluap dan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga.

Salah satu lokasi terdampak berada di kawasan Jalan AP Pettarani, tepatnya di belokan menuju Jalan Yusuf Daeng Ngawing, dekat kampus Universitas Negeri Makassar.

"Pak Wali Kota langsung mengeluarkan arahan untuk mengatasi genangan air dan 40 personel langsung kita terjunkan tanpa harus menunggu air semakin tinggi," katanya.

Di tengah guyuran hujan dan genangan yang masih mengalir, personel Satgas Drainase bekerja membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah dan sedimen yang menyumbat aliran air.

Dengan peralatan seadanya, para personel membuka penutup selokan, mengangkat endapan lumpur, serta memastikan tidak ada lagi hambatan di dalam saluran. Langkah cepat ini menjadi solusi efektif agar air dapat kembali mengalir lancar menuju saluran pembuangan utama.

Lebih lanjut ia menjelaskan tim yang dikerahkan dibagi dua kelompok, dimana Kelompok I melakukan pembersihan mulai dari Jalan Yusuf Daeng Ngawing hingga depan kampus Universitas Negeri Makassar di ruas Jalan AP Pettarani.

Sementara itu Kelompok II menyisir dari perempatan Pettarani dan Jalan Andi Djemma hingga ke pintu air Landak Baru.

Di lapangan, tim Satgas tidak hanya membersihkan bagian permukaan saluran, tetapi juga turun langsung ke dalam got untuk memastikan tidak ada sumbatan di dalam drainase.

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tumpukan sampah serta sedimentasi yang menghambat aliran air. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, mengurai lumpur, serta membuka tali-tali air yang tersumbat agar aliran kembali lancar," tuturnya



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026