
Waspada cuaca ekstrem di Makassar

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang saat ini berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
"Saat ini curah hujan masih relatif sangat tinggi, sehingga saya berharap untuk semua bisa mawas diri, menghindari dari kegiatan atau hal-hal yang bisa berakibat fatal datangnya bencana," ujar Munafri di Makassar, Selasa.
Munafri secara khusus mengingatkan kondisi cuaca yang belakangan ini masih didominasi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.
Wali kota yang selama hampir sepekan menggelar Safari Ramadhan bahkan menemukan adanya beberapa pohon tumbang. Untuk itu ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Munafri menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang dinilai sudah berusia tua dan rentan tumbang. Ia menjelaskan banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.
Akibatnya, lanjut Munafri, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar.
“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.
Untuk itu Munafri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
