Logo Header Antaranews Makassar

629 SPPG terbentuk dan melayani 1,78 juta penerima manfaat di Sulsel

Rabu, 4 Maret 2026 18:35 WIB
Image Print
Arsip - Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (tengah) didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kedua kiri) saat melihat proses persiapan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok 3B di SPPG Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (30/1/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said

Makassar (ANTARA) - Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Supendi menyampaikan telah terbentuk sebanyak 629 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan telah melayani 1.788.132 jiwa penerima manfaat di Sulsel.

"Hingga Januari 2026 ini, SPPG yang sudah terbentuk itu sebanyak 629 dan telah melayani 1,78 juta jiwa penerima manfaat," ujarnya di Makassar, Rabu.

Supendi mengatakan program itu telah tersebar di 24 kabupaten dan kota dengan jumlah SPPG yang beroperasi mencapai 629 unit.

Ia menjelaskan, kehadiran ratusan SPPG dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memberikan dampak luas bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

"Jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 1,78 juta orang, yang mayoritas merupakan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan," katanya.

Selain para peserta didik, Program MBG juga menyasar ibu hamil serta bayi di bawah dua tahun atau baduta, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan gizi, pelaksanaan Program MBG di Sulawesi Selatan juga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Supendi mengungkapkan, rantai pasok program ini melibatkan sebanyak 1.665 penyuplai, mulai dari penyedia bahan pangan hingga mitra pendukung lainnya.

"Keterlibatan penyuplai lokal ini turut mendorong perputaran ekonomi di daerah serta memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah," katanya menjelaskan.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, Program MBG juga menciptakan peluang kerja yang cukup besar.

Hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 26.418 tenaga kerja terlibat secara langsung dalam operasional SPPG di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Menurut dia, angka ini mencerminkan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja.

Supendi menegaskan, DJPb Sulawesi Selatan akan terus mendukung keberlanjutan dan penguatan Program MBG melalui pengelolaan anggaran yang akuntabel dan tepat sasaran.

"Kita berharap, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga agar manfaat program ini semakin dirasakan luas oleh masyarakat Sulawesi Selatan," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026