
Kesbangpol Sulbar waspadai potensi gangguan jelang lebaran

Mamuju (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) jelang Idul Fitri tahun 2026.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar Muhammad Darwis Damir di Mamuju, Rabu, mengatakan Kesbangpol memiliki peran strategis melakukan cegah dan deteksi dini terhadap potensi ATHG.
"Sehingga, sinergi antara provinsi dan kabupaten perlu diperkuat agar setiap dinamika di masyarakat dapat diantisipasi," kata Darwis Damir.
Penguatan koordinasi menurut Darwis Damir, menjadi semakin penting menjelang Idul Fitri, yang biasanya diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta berbagai aktivitas sosial di daerah.
Kondisi tersebut, lanjut dia, memerlukan perhatian dan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah daerah agar potensi kerawanan dapat diidentifikasi serta dikelola dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya peran Kesbangpol kabupaten dalam membangun komunikasi yang intensif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta aparat keamanan.
"Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, kita dapat menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib dan penuh kebersamaan," ujarnya.
Langkah penguatan koordinasi tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, yang menekankan pentingnya seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.
"Gubernur mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi, mempercepat deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan, serta menjaga kondusivitas wilayah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang aman, stabil dan berkelanjutan," jelasnya.
Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mamuju Usdi, menyambut baik perhatian serta dukungan dari Kesbangpol Provinsi Sulbar.
Menurutnya, hal ini juga menjadi momentum untuk bertukar informasi terkait kondisi sosial kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Mamuju serta berbagai potensi kerawanan yang perlu mendapatkan perhatian bersama.
"Ini sebagai bentuk penguatan sinergi antara Kesbangpol provinsi dan kabupaten. Koordinasi ini menjadi penting bagi kami dalam meningkatkan upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan di wilayah Kabupaten Mamuju," ujar Usdi.
Kesbangpol Mamuju, kata Usdi, akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur forkopimda, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan guna menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
"Terlebih menjelang Idul Fitri, kami akan terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga," ujarnya.
Pewarta : Amirullah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
